Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK membantu pasangan suami istri yang ingin memiliki momongan, Kato Ojin Fertility Center menawarkan program kehamilan yang memberikan mild stimulation atau stimulasi ringan dengan teknologi dari Jepang.
CEO Kato Ojin Fertility Center Rina Laurentie saat peluncuran di Jakarta, Jumat (17/11), mengatakan metode yang ditawarkan Kato Ojin berbeda dengan yang sudah ada di Indonesia karena mengedepankan metode siklus natural dan stimulasi yang lebih lembut.
Baca juga: RS Siloam Luncurkan Program Kehamilan Unggulan NEST
"Metode yang kami bawa adalah metode baru yaitu mild stimulation dengan natural cycle method yang kami bawa dari Jepang. Metode ini terbukti dan teruji kemampuannya dan hasilnya di seluruh dunia," ucap Rina.
Rina menjelaskan metode yang juga disebut dengan mini IVF (in vitro fertilization/bayi tabung) itu memiliki beberapa keunggulan yaitu tingkat keberhasilan program kehamilan yang lebih tinggi yaitu 60%-70%.
"Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan angka rata-rata keberhasilan metode IVF yang ada saat ini yakni 30%-40%," ungkap dia.
Metode mild stimulation dilakukan dengan cara memaksimalkan kualitas sel telur dan embrio yang ada melalui siklus natural dan bukan hanya melihat dari jumlahnya.
Natural cycle treatment juga diklaim sangat aman untuk para wanita yang sedang atau akan mengikuti program hamil.
Baca juga: Menkes Tegaskan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan
Selain itu, lanjut Rina, penggunaan obat yang minim yang dilakukan selama stimulasi ovarium dan pengambilan sel telur akan mengurangi risiko kesehatan yang disebabkan oleh sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS) karena dosis stimulus yang dikurangi dan minim injeksi.
"Waktu tunggu antar siklus juga lebih singkat sehingga biaya yang dikeluarkan lebih sedikit," tuturnya.
Metode mild stimulation juga dinilai dapat mengurangi dampak fisik dan emosional dari perawatan pada kehidupan pasangan suami istri.
Minimal stimulasi yang diperkenalkan Kato Ojin itu baik dilakukan untuk wanita di antaranya yang didiagnosis memiliki hormon pembentuk sel telur yang rendah atau hormon Anti Mullerian (AMH), penderita sindrom ovarium polikistik (PCOS), penanggap IVF yang buruk atau sering gagal, dan tuba falopi yang tersumbat atau rusak.
"Kisaran harga untuk melakukan program kehamilan di Kato Ojin sekitar Rp80 juta termasuk dengan konsultasi, pemeriksaan laboratorium dan pengambilan sel telur," pungkas Rina. (Ant/S-2)
Peneliti ciptakan replika lapisan rahim untuk pelajari proses implantasi embrio. Terobosan ini diharapkan mampu menekan angka keguguran dan meningkatkan sukses IVF.
Pada pembengkakan saluran tuba, penyumbatan perlu ditangani terlebih dahulu dengan laparoskopi agar peluang keberhasilan program bayi tabung (IVF) meningkat.
Peluncuran awal Fertility Center sudah dilakukan sejak setahun lalu. Sejumlah pasangan sudah merasakan hasilnya. Dua ibu sudah berhasil melahirkan anak yang mereka harapkan.
Gaya hidup sehat dari calon ayah penting demi menjaga kualitas sperma yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembuahan.
Semakin muda seorang perempuan akan semakin besar kemungkinan untuk memiliki anak melalui bayi tabung, karena kualitas dan jumlah sel telurnya masih normal.
Gaya hidup modern, stres, serta makanan yang tidak sehat berpengaruh terhadap angka keberhasilan program bayi tabung untuk mendapatkan anak.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved