Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGERTIAN sehat harus dilihat secara menyeluruh, tidak sekadar dilihat dari kebugaran fisik saja namun juga dari sisi kesehatan mental.
Masih dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia, tema yang diangkat tahun ini adalah ‘Mental health is a universal human right. Untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik, menjaga kesehatan mental adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan antara lain:
Memiliki self-love dengan menerima dan menghargai diri sendiri sehingga Anda memperlakukan diri sendiri sebaik mungkin.
Melakukan self-care, dengan rutin merawat diri secara fisik dan mental. Kemudian melakukan sharing, berbicara tentang perasaan Anda kepada orang yang dipercaya, agar merasa terbantu dan tidak merasa sendirian.
Jangan lupa menerapkan pola makan yang sehat, agar dapat menjaga fungsi otak dan organ lainnya di tubuh yang baik untuk mental Anda.
baca juga: Bunuh Diri Kalangan Remaja Bisa Hambat Indonesia Emas 2045
Kemudian mengekspresikan emosi lewat seni, yang dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seni dari mulai menggambar, melukis, menyanyi, menari, dan sebagainya. Mengingat seni merupakan bentuk kegiatan yang mindfulness dan sangat bermanfaat bagi kesehatan mental karena menjadi pelepas stress, meningkatkan rasa percaya diri, pemulihan diri dan expressive therapy.
Masalah kesehatan mental tidak boleh diabaikan. Seperti yang ditekankan oleh psikolog klinis Ayoe Sutomo bahwa memeriksa kesehatan mental adalan investasi berharga terhadap diri sendiri.
"Bukan hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga untuk memahami kebutuhan emosional dan psikologis kita. Dengan memahami diri sendiri secara lebih mendalam. Kita dapat mengelola hidup yang lebih sehat, mengatur emosi, dan menghadapi tantangan hidup dengan penuh ketabahan dan keberanian sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik,” ujar Ayoe Sutomo dalam pernyataannya, Selasa (7/11).
Sejalan dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan mental, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) baru-baru ini meluncurkan sebuah platform solusi kesehatan mental digital pertama yang dikeluarkan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, bernama ‘Program Dukungan FWD Mind Strength’,
Platform ini merupakan bentuk tindak lanjut dari Survei Kesehatan Mental Internasional yang dilakukan FWD Group pada 2022, yang menemukan bahwa, 65 persen orang di Indonesia percaya kesehatan mental akan menjadi salah satu masalah paling kritis di tahun-tahun mendatang.
Program dukungan ini merupakan hasil pengembangan dan kolaborasi antara FWD Insurance dengan penyedia layanan kesehatan mental digital berskala internasional. Program ini dapat diakses oleh siapa saja baik nasabah maupun non-nasabah FWD Insurance. (N-1)
Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Paparan berita negatif berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mental. Psikolog menjelaskan risiko vicarious trauma dan cara mencegahnya.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Sering memuji anak secara berlebihan bisa menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan kepribadian narsistik/Narcissistic Personality Disorder (NPD) di masa depan.
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan industri jasa keuangan syariah mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025, termasuk peningkatan aset pada asuransi syariah.
Survei terbaru mengungkap tren yang jelas: keamanan finansial telah menjadi kekhawatiran utama, mengalahkan isu-isu lainnya.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Holding BUMN IFG yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved