Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG tua di Indonesia tak jarang menemukan kenyataan buah hatinya mengalami kehilangan atau penurunan minat pada makanan. Perubahan minat ini sering terjadi pada anak karena berbagai faktor, mulai dari faktor fisik, psikologis, dan sosial. Tidak cuma di Indonesia, hal ini terjadi juga di negara-negara lain.
dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals menjelaskan kehilangan atau penurunan nafsu makan pada anak umumnya bersifat sementara.
Tapi orang tua tetap harus memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, mulai dari pencatatan berat dan tinggi badan, serta perkembangan umum anak.
Ketika anak kehilangan minat pada makanan, penting bagi orang tua menjadi teladan yang baik dalam hal pola makan sehat. Anak-anak sering meniru perilaku orang dewasa, jadi jika orang tuanya menunjukkan minat positif pada makanan sehat, anak-anak terdorong untuk melakukannya juga.
"Orang tua tidak perlu panik dan segera susun prioritas yang tepat ketika anak kehilangan atau berkurangnya nafsu makannya. Kondisi ini normal dan sering terjadi dalam perkembangan anak. Penting untuk tetap tenang tetapi memastikan prioritas utama yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif seputar makanan, serta memberi anak pilihan makanan yang sehat,” ungkap dr. Muliaman dalam bincang anak susah makan di Jakarta, Rabu (25/10).
baca juga: Ingin Anak Pintar Makan? Kenali Dulu Gaya Makan Anak Anda
Selebgram dan Parenting Blogger Riri Restiani dalam kesempatan sama mengaku khawatir ketika anaknya kehilangan minat untuk makan.
“Semakin lama, semangat makan anak saya mulai kendor, hanya mau makan makanan tertentu. Saya khawatir ini akan mempengaruhi tumbuh kembang, apalagi mulai terjadi perubahan fisik juga misalnya anak jadi semakin kurus. Sebagai ibu yang aktif mencari informasi, saya menemukan ternyata hampir 1 tahun anak saya tidak mencapai standar kenaikan berat badan yang ditargetkan,” tutur Riri.
Pengalaman serupa juga dialami Selebgram dan Parenting Blogger Mira Utami yang menghadapi anaknya susah makan.
Merespons hal itu, PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) meluncurkan produk susu Morinaga Morigro sebagai solusi untuk memenuhi dan mengoptimalkan nutrisi anak yang susah makan. Kandungan minyak ikan pada formula Gromax dalam produk susu formula tersebut membantu anak meningkatkan napsu makan. (N-1)
PN1 (Perfect Nutrition) resmi dinobatkan sebagai Minuman Kesehatan dengan Kandungan Nutrisi Terbanyak oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
MUI sebut program makan bergizi gratis (MBG) memiliki potensi sangat besar untuk mendukung pemenuhan gizi siswa dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Investasi gizi sejak dini merupakan kunci untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di masa mendatang.
Pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga sangat menentukan perkembangan kognitif, motorik, hingga sosial emosionalnya.
UJI coba program Makan Bergizi Gratis segera dilakukan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Uji coba dilakukan di SDN Sirahcai, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor.
Selain pemberian sumber protein hewani, kegiatan yang tidak kalah pentingnya ialah sesi edukasi bagi para kader dan orang tua mengenai pentingnya gizi, dan pola asuh untuk tumbuh kembanga anak.
Asupan energi yang seimbang di pagi hari berperan dalam mendukung proses berpikir, daya ingat, serta kesiapan fokus anak saat belajar.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Anemia defisiensi besi masuk dalam kategori anemia gizi. Kondisi ini terjadi akibat asupan zat besi yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh untuk memproduksi hemoglobin.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved