Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS yang terjadi atas dampak kekeringan yang saat ini melanda Indonesia bukan lagi sekadar masalah air belaka, tetapi juga menjadi bencana yang meluas ke sektor pangan dan ekonomi.
Kekeringan telah melanda wilayah-wilayah Indonesia, seperti Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur. Hingga akhir September 2023, lebih dari 166.415 orang telah merasakan dampaknya.
Di daerah Timor Tengah Selatan, NTT, bahkan terdapat sungai yang surut hingga kini menjadi sebuah daratan. Perkampungan yang terletak di seberang sungai, bisa diakses melewati sungai kering tersebut. Jalanan pun gersang dan penuh debu.
Baca juga : Saluran Irigasi Persawahan di Gianyar Bali Kekeringan akibat Kemarau
Musim kemarau yang tak kunjung berakhir telah menguras sumber air, mengeringkan tanaman, dan mengakibatkan kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Kekeringan di Perengating, Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT. Petani mengalihfungsikan tanaman padi menjadi tanaman holtikultura akibat kemarau panjang.
Baca juga : Ribuan Warga Klaten Terdampak Kekeringan Terus Digelontor Bantuan Air
Produksi pertanian mengalami penurunan yang signifikan, harga-harga pangan melonjak, dan menciptakan kesulitan dalam mendapatkan bahan makanan pokok. Situasi ini juga berdampak pada stabilitas ekonomi di berbagai daerah.
Meskipun pemerintah dan lembaga bantuan telah berusaha memberikan pertolongan, kebutuhan masih sangat besar. Insan Bumi Mandiri, lembaga sosial yang berdedikasi untuk pemberdayaan daerah 3T (Terpencil, Terdepan, Terluar) di Indonesia, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu, memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
“Dampak krisis pangan ini sangat mengkhawatirkan. Anak-anak dan lansia bisa mengalami masalah gizi yang serius, sementara banyak keluarga terpaksa mengurangi asupan makanan mereka. Dengan memberikan bantuan pangan dan memberikan dukungan moral, kita dapat memberikan harapan kepada mereka yang sedang berjuang dalam situasi yang sangat sulit ini.” jelas Zulfa, CEO Insan Bumi Mandiri.
Insan Bumi Mandiri telah merancang Program Pangan Aman untuk membantu masyarakat yang terdampak mengatasi krisis.
Program itu bertujuan untuk memberikan bantuan pangan yang memadai kepada yang membutuhkan, sehingga semua orang dapat bersama-sama mengurangi dampak krisis pangan yang sedang melanda.
“Insan Bumi mandiri mengajak seluruh pihak yang mengetahui informasi ini untuk berkontribusi dalam program ini. Informasi lebih lanjut mengenai program “Pangan Aman” dapat diakses melalui website insanbumimandiri.org atau Instagram @insanbumimandiri,” pungkas Zulfa. (Z-5)
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Anggota DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah, menggelar rangkaian kegiatan tebus murah bertajuk PANsar Ramadhan di Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dinamika global maupun potensi gangguan iklim.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis di Palembang, Senin, mengatakan sejumlah wilayah di Sumsel berpotensi mengalami kemarau lebih awal dibandingkan daerah lainnya.
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved