Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Perkumpulan Menopause Indonesia Cabang Jakarta Raya Ni Komang Yeni Dhana Sari mengatakan perempuan yang haid pertamanya lebih cepat tidak berarti akan mengalami menopause lebih cepat dibandingkan mereka yang haid pertamanya lebih lambat.
"Mitos ya kalau menstruasinya cepat, menopausenya lebih cepat," ujar dokter lulusan Universitas Indonesia itu, dikutip Kamis (19/10).
Yeni menjelaskan perempuan saat dilahirkan sudah membawa jumlah folikel atau sel telur sendiri dan ini jumlah beragam antara satu perempuan dengan lainnya, ada yang memiliki 500.000, 750.000, atau 1.000.000 folikel. Folikel ini setiap bulannya yakni pada masa menstruasi akan keluar sebanyak satu setiap bulannya.
Baca juga: Ini Tips Menjaga Hidup Berkualitas di Masa Menopause
Oleh karena itu, dia menekankan waktu haid pertama tidak menentukan seorang perempuan mengalami menopause lebih cepat atau lebih lambat.
"Kalau dia membawa folikel yang jumlahnya banyak ya dia akan menopause yang lebih lambat dibandingkan mereka yang terlahir dengan jumlah folikel lebih sedikit," kata Yeni.
Menopause merupakan berakhirnya siklus menstruasi secara alami yang biasanya terjadi saat seorang perempuan yang memasuki usia 45 tahun hingga 55 tahun. Menopause dikatakan terjadi dini bila terjadi di bawah usia 40 tahun. Menurut Yeni, sebenarnya menopause dini itu amat sangat jarang terjadi.
Baca juga: Naomi Watts Ingin Patahkan Stigma Menopause
Tetapi, sambung dia, gaya hidup seperti kurangnya istirahat, stres berlebihan, olahraga yang minimal, suplementasi makanan yang tidak baik, kebiasaan merokok, dan konsumsi minuman beralkohol, bisa mempercepat terjadinya menopause.
"Mungkin juga ada penyakit-penyakit tertentu seperti kanker, terapi atau obat-obatan untuk kanker bisa mematikan indung telur yang menyebabkan menopause dini," kata Yeni.
Dia menambahkan, perempuan di bawah usia 35 tahun atau 40 tahun umumnya memiliki kadar estrogen dalam batas normal atau cukup. Mereka juga seharusnya haid teratur.
Penyebab haid tidak teratur antara lain ada gangguan, termasuk berat badan berlebihan, konsumsi makanan yang tidak baik, olahraga yang tidak dilakukan.
Yeni mengatakan tidak ada hubungan antara kejadian menstruasi tidak teratur dengan kejadian menopause.
"Tidak ada hubungan dengan menopause. Kecuali lifestyle-nya enggak bagus, haid sudah tidak teratur, lalu tidak diobati. Jadinya enggak menstruasi terus," pungkas dia. (Ant/Z-1)
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
Koleksi ini menampilkan deretan drama Korea populer yang menempatkan perempuan sebagai pusat narasi, mulai dari perjuangan karier, penyembuhan luka batin, hingga dinamika romansa.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Studi terbaru mengungkap menopause pengaruhi struktur otak, volume materi abu-abu, hingga risiko demensia. Simak dampak psikologis dan peran terapi hormon.
Penelitian terbaru terhadap 125.000 perempuan mengungkap menopause memicu penyusutan volume otak.
Penelitian terbaru mengungkap tantangan atlet putri usia 40-60 tahun saat menopause. Gejala fisik dan mental tetap muncul meski aktif berolahraga.
Kerontokan rambut yang dipicu oleh menopause merupakan salah satu kondisi yang paling menantang secara emosional bagi perempuan
Penelitian terhadap 4.514 perempuan menunjukkan pola makan tinggi antioksidan dapat menunda menopause hingga satu tahun dan menurunkan risiko menopause dini.
Kenaikan berat badan sekitar 50% secara umum menjadi salah satu dampak pada wanita perimenopause.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved