Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DORONG aksi berkesenian dan berkebudayaan yang bermakna dan memiliki relevansi serta berakar pada nilai-nilai budaya nasional dan kearifan lokal.
"Upaya memajukan kebudayaan secara konsisten dan berkelanjutan harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional yang kita lakukan saat ini," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/10).
Pada pekan ini para pelaku budaya mulai mempersiapkan berbagai acara untuk Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023. Rencananya ajang itu digelar pada 20-29 Oktober 2023 dengan tema Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemedikbudristek) sebagai penyelenggara mengungkapkan pelaksanaan PKN menjadi salah satu implementasi dari strategi memajukan kebudayaan yang telah disepakati dalam Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) tahun 2018.
Baca juga: Dampak Perubahan Iklim Harus Menjadi Kepedulian Seluruh Elemen Bangsa
Menurut Lestari, konsistensi menyelenggarakan event yang mengedepankan kebudayaan nasional di tengah masyarakat harus terus ditingkatkan dalam upaya menanamkan nilai-nilai budaya warisan para pendahulu bangsa kepada generasi penerus. Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat upaya memupuk nilai-nilai budaya generasi penerus bangsa merupakan langkah yang penting.
Itu karena, tegas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah, kebudayaan memiliki peran strategis bagi bangsa Indonesia. Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, berbagai macam budaya yang terbentang dari Sabang hingga Merauke menjadi kekayaan Indonesia.
Baca juga: Terus Tingkatkan Peran UMKM dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Dengan kondisi itu, tambah Rerie, membangun dan melestarikan budaya sekaligus bisa menjadi alat untuk mempererat persatuan dan kesatuan Indonesia. Rerie sangat berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap upaya pengembangan dan pelestarian kebudayaan nasional, sehingga berbagai fungsi yang ada pada kebudayaan dapat dimaksimalkan untuk memperkokoh eksistensi negeri di kancah global. (Z-2)
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Mengenali, memahami, dan berbagi pengetahuan tentang budaya lain menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang terbuka dan berwawasan global.
Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Komitmen negara untuk melindungi dan memenuhi hak setiap warganya, termasuk penyandang disabilitas, harus konsisten diwujudkan dengan dukungan semua pihak.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam meningkatkan kualitas SDM.
Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Tetap Relevan hingga Saat Ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved