Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN masif pemeriksaan kesehatan pasangan usia subur dan calon pengantin harus dilakukan untuk mencegah pertambahan kasus stunting di Tanah Air.
"Pemeriksaan kesehatan calon pengantin dan pasangan usia subur harus menjadi tahapan wajib yang harus dilakukan untuk mencegah pertambahan kasus stunting," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/10).
Data Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mengungkapkan rata-rata sebanyak 1,9 juta pasangan menikah per tahun dan 1,6 juta di antaranya hamil. Dari jumlah tersebut, sekitar 320 ribu pasangan yang berpotensi melahirkan bayi stunting.
Hal itu disebabkan hanya sekitar 16% calon pasangan usia subur (PUS) yang memeriksakan kesehatan dan yang mengisi aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (Elsimil) sebanyak 34,1%. Pemeriksaan kesehatan para calon pengantin dan pasangan usia subur, ujar Lestari, harus menjadi kesadaran bersama, baik dari sisi masyarakat maupun para pemangku kepentingan.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, masyarakat harus benar-benar paham bahwa kondisi kesehatan calon pengantin yang prima sangat menentukan kualitas kesehatan anak keturunannya. Di sisi lain, tambah Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah jangan membiarkan kualitas kesehatan calon pengantin tidak terpantau yang berpotensi meningkatkan kasus stunting.
Rendahnya pasangan usia subur dan calon pengantin memeriksakan kesehatannya, tegas Rerie, harus menjadi perhatian semua pihak dan dicarikan solusi untuk meningkatkannya. Rerie sangat berharap para pemangku kebijakan segera menerapkan langkah yang tepat, agar pemeriksaan kesehatan menjelang pernikahan dan pasangan usia subur tumbuh menjadi kesadaran bersama. (Z-2)
Cegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B sejak dini! Lakukan pemeriksaan kesehatan pranikah lengkap untuk calon pengantin sehat dan siap menikah.
Lagu Tepuk Sakinah kini menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Kesederhanaannya justru menghadirkan daya tarik unik: calon pengantin melakukan tepukan berirama.
PEMERIKSAAN kesehatan pranikah atau pre-marital check up menjadi langkah penting bagi pasangan yang akan menikah. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi penyakit menular.
Ramada by Wyndham Serpong ikut meramaikan Love Glamour Wedding Expo 2025 yang akan diselenggarakan di Atrium Tangcity Mall pada 6 hingga 8 Juni 2025.
ARYADUTA Bandung juga memperkenalkan produk terbarunya, yakni “Sang Jit Package”, yang ditawarkan mulai dari Rp 2.850.000 nett untuk 10 orang.
The Tavia Heritage Hotel kembali meramaikan Jakarta Mega Wedding Festival 2025 dengan menawarkan berbagai promo menarik bagi calon pengantin.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved