Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan terdapat 3 hal yang perlu diperhatikan ketika menghadapi pandemi di masa depan.
Pertama, kendati kini covid-19 memang sudah mereda tapi masyarakat harus tahu bahwa di masa datang akan ada pandemi lagi. Namun hanya tidak tahu kapan pandemi itu akan terjadi lagi dan penyakit apa yang akan memicu pandemi berikutnya.
"Sejauh ini setidaknya disebut ada tiga kemungkinan penyakit penyebab pandemi mendatang, yaitu influenza, zoonosis dan penyakit X. Sekali lagi, ketiga penyakit ini hanyalah prediksi kini semata, yang akan benar-benar terjadi nantinya maka tentu kita belum tahu," kata Tjandra dalam keterangannya, Kamis (28/9).
Namun yang pasti, penyebab pandemi biasanya suatu penyakit baru, atau penyakit lama tetapi dengan mutasi atau varian baru, dan penyakit itu sangat mudah menular serta menimbulkan keparahan penyakit yang berat. Tentang kapan akan terjadi, sekali lagi sejauh ini tidak ada seorang pun yang dapat memastikan kapan akan terjadinya.
Baca juga: Kenali Disease X, Pandemi Baru yang sedang dalam Perjalanan
Faktor kedua, karena tidak tidak ada yang tahu kapan pandemi berikut akan terjadi maka yang sekarang dapat dilakukan adalah sedapat mungkin mencegah terjadinya dampak yang buruk akibat pandemi, juga melakukan kesiapan sehingga kalau terjadi pandemi maka dampaknya tidak seburuk covid-19.
"Serta melakukan deteksi sedini mungkin tentang kemungkinan terjadinya awal pandemi. Pencegahan, persiapan dan deteksi merupakan modal awal yang amat penting agar kalau pandemi sudah datang nantinya maka dapat dilakukan respon penanggulangan yang tepat sehingga tidak perlu terlalu banyak makan korban," ujar dia.
Baca juga: Virus Nipah
Hal ketiga adalah prinsip dasar yang kini perlu dilakukan untuk masyarakat selalu memberi perhatian utama pada kesehatan. Rawat dan jaga kesehatan sebaik mungkin. Untuk pemerintah dan ekonomi, harus mengangkat prinsip dasar pembangunan berwawasan kesehatan. Selain itu, kestabilan politik juga merupakan suatu keharusan, kepastian hukum juga tulang punggung keadilan, peningkatan infrastruktur jelas amat berguna.
"Tetapi tolonglah agar semuanya dibangun dengan memasukkan pertimbangan kesehatan masyarakat. Pembangunan sektor apa pun di negara kita dan di dunia tentu hanya akan punya dampak bagi umat manusia kalau aspek kesehatan masyarakat dijaga dengan baik," pungkasnya. (Z-6)
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
KITA tahu bahwa surveilans merupakan tulang punggung penting pengendalian penyakit menular.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum IDAI dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved