Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memudahkan WNI di Tiongkok terkait hal keimigrasian, Imigrasi KBRI Beijing bersama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing melaksanakan pelayanan keimigrasian bagi WNI di daerah Wuhan. Kegiatan yang berlangsung 16 September lalu ituu dihadiri sejumlah mahasiswa dan WNI dari daerah tersebut yang membutuhkan layanan pergantian paspor.
Dalam kegiatan ini, 13 WNI termasuk beberapa mahasiswa Indonesia di Tiongkok, memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perpanjangan paspor mereka. "Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mendukung mobilitas dan kebutuhan administratif para WNI di Tiongkok dan dalam rangka memberikan layanan keimigrasian yang efisien dan berkualitas," kata Kepala Atase Imigrasi KBRI Beijing, Raden Fitri Saptaji dalam keterangan yang diterima, Minggu (24/9).
Selama kegiatan berlangsung, Kepala Atase Imigrasi yang hadir secara langsung berserta para petugas dari Atase Imigrasi Beijing memberikan layanan yang ramah dan cepat kepada WNI yang membutuhkan perpanjangan atau pergantian paspor. Para petugas ini berperan penting dalam memastikan bahwa proses keimigrasian berjalan lancar dan efisien. Selain itu staf dari Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing juga berperan dalam mengkoordinasikan para mahasiswa yang akan mengikuti pelayanan keimigrasian ini.
Dalam kesempatan tersebut, Raden Fitri juga memberikan penjelasan mdan sosialisasi tentang prosedur pergantian paspor kepada WNI yang hadir. Ia menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya Atase Imigrasi Beijing untuk mempermudah proses administratif bagi WNI di wilayah kerjanya.
Lebih jauh, Raden Fitri mengingatkan pentingnya untuk menjaga keakuratan dan kelengkapan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam proses penggantian paspor. "Hal ini akan membantu mencegah kendala atau penundaan yang mungkin timbul dalam proses administratif tersebut," jelasnya.
Inisistif Atase Imigrasi KBRI Beijing yang menjemput bola terkait pengurusan keimigrasian ini disambut gembira WNI yang tinggal di daerah Wuhan. Mereka merasa bahwa pemerintah Indonesia sangat peduli terhadap kebutuhan dan hak-hak WNI yang berada di luar negeri.
Debora, mahasiswa sedang menempuh pendidikan di Hubei Polytechnic University yang mengurus perpanjangan paspor mengatakan pelayanan ini sangat membantu para mahasiswa dan WNI yang sedang berdomisili di Wuhan. Ia berharap layanan seperti ini dapat terus diadakan secara berkelanjutan,.
"Kami berharap Atase Imigrasi Beijing,dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing terus berkolaborasi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan mendukung selama menempuh pendidikan di Tiongkok," ujarnya. (RO/R-2)
Di sisi lain, Dave mengingatkan kasus penembakan tersebut jadi peringatan bagi warga negara Indonesia (WNI) lainnya. Khususnya ketika berpergian untuk tetap waspada.
Bagi WNI yang telah tinggal di Thailand selama lebih dari enam bulan, disarankan untuk melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI.
KBRI di Phnom Penh mengimbau seluruh WNI di Kamboja untuk menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah yang terdampak konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dan transparan Pemerintah Kamboja.
PEMERINTAH Indonesia terus melanjutkan proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari kawasan konflik. 54 WNI dari Iran
Menteri Luar Negeri Sugiono menetapkan status Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran, Iran, menjadi siaga 1 imbas konflik Iran vs Israel.
Kantor imigrasi tetap membuka pelayanan paspor secara terbatas pada hari libur Natal dan Tahun Baru, khusus bagi masyarakat dengan kebutuhan mendesak.
Berdasarkan data dari Siskohat, per 19 Desember 2025, pelunasan di Aceh 39,2%, Sumut 52,56%, dan Sumbar 64,77%. Masih ada pelunasan bipih tahap 2
Pelaku kejahatan TPPO sering menipu korbannya dengan tawaran pekerjaan di luar negeri ditambah gaji dan kehidupan yang terbilang makmur.
Namun bagi sebagian warga di pinggiran kehidupan sosial Indonesia, kewarganegaraan bukanlah hak yang otomatis didapat sejak lahir.
Upaya ini diwujudkan melalui penambahan unit layanan paspor dan peluncuran inovasi waktu layanan untuk menjangkau lebih banyak pemohon.
Paspor berfungsi sebagai bukti kewarganegaraan sekaligus izin keluar-masuk negara lain yang diakui secara internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved