Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA dosis vaksinasi keempat atau booster kedua vaksinasi covid-19 di Indonesia masih 3,5 juta atau 1,98%. Sementara dosis ketiga atau booster pertama baru 38,19%.
"Iya di vaksin jumlah orang infonya update per 11 September 2023 bahwa dosis kedua sudah mencapai 74,55% atau 174 juta orang sementara dosis ketiga baru 38,19% atau 69 juta orang," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dikonfirmasi, Senin (11/9).
Menurutnya, untuk meningkatkan imunitas setiap individu diperlukan vaksinasi booster pertama dan kedua. Terutama pada individu yang rentvan terpapar covid-19.
Baca juga : Masuk Endemi Covid-19, BPJS Kesehatan Jamin untuk Peserta JKN
"Meski penyakit ini sudah bisa ditangani dengan sistem kesehatan atau fasilitas layanan kesehatan yang ada. Kita masih mengimbau masyarakat untuk terus mendapatkan vaksinasi," ujar Nadia.
Sementara update kasus covid-19 per 6 September kasus konfirmasi 0,11 per 100 ribu penduduk per minggu, dan rawat inap 0,03 per 100 ribu penduduk per pekan, dengan angka kesembuhan 97,6 persen dan kasus meninggal saat ini totalnya mecapai 161 ribu kasus. Sementara kasus di Asia Tenggara mencapai 806 ribu kasus dan kasus global 6,9 juta kasus.
Baca juga : Ibu Negara AS Positif Covid-19
Dihubungi terpisah Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane mengatakan agar lebih ideal cakupan vaksin masyarakat harus ditingkatkan lebih lagi meski cakupan vaksin kedua saat ini sudah 65%.
"Vaksin kedua kita baru 65,3% dan cakupan vaksin itu harusnya per tahun, sementara itu 65,3% berasal selama 2 tahun, sehingga perlu ditingkatkan kembali," ujarnya. (Z-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
LAPORAN terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa covid-19 XFG atau covid-19 varian stratus menjadi varian yang paling dominan di Indonesia.
Pengawasan dan pemantauan di pintu masuk internasional tetap ditingkatkan melalui SatuSehat Health Pass (SSHP).
KASUS Covid-19 kembali naik, Pemerintah Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, mewaspadai munculnya Covid-19 JN1 dengan pengawasan ketat di pintu masuk kota.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
"Jadi bukan dari varian yang menginfeksinya. Kelompok dengan kekebalan rendah seperti lansia, orang dengan komorbid, diabetes, hipertensi, gangguan ginjal khususnya yang tidak terkontrol
"Peningkatan Kasus juga tidak ada hubungannya dengan peningkatan kasus di Singapura ya. Di Indonesia bukan lonjakan tapi peningkatan kasus karena dari 60 ke 267 kasus baru dari minggu ini saja,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved