Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNSCREEN atau tabir surya merupakan salah satu produk perawatan kulit yang wajib kamu miliki dan pakai setiap harinya. Tidak hanya saat akan beraktivitas di luar rumah saja, sunscreen juga sebaiknya perlu digunakan meski kamu hanya berada di dalam ruangan.
Ada tiga jenis sunscreen yang bisa kamu gunakan, yaitu physical, chemical, dan hybrid sunscreen. Meskipun secara garis besar ketiga jenis sunscreen ini memiliki fungsi dan kegunaan yang sama, yakni melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tapi setiap jenis sunscreen ini memiliki kandungan serta cara kerja yang berbeda. Agar lebih jelasnya, yuk simak ulasan di bawah ini.
1. Physical Sunscreen
Sunscreen jenis ini juga dikenal dengan mineral sunscreen, yang bekerja dengan cara membuat barrier pada kulit guna melindungi dari pantulan sinar UV.
Baca juga: Inilah Tips yang Perlu Diperhatikan Saat Pilih Suncreen
Jenis sunscreen ini memberikan perlindungan yang optimal dengan cara memantulkan sinar radiasi UV, baik secara langsung maupun jendela.
Bahan utama dari physical sunscreen biasanya mengandung Zinc Oxide dan Titanium Oxide. Bagi orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, jenis sunscreen ini sangat cocok untuk digunakan.
2. Chemical Sunscreen
Tipe sunscreen ini tidak bekerja dengan memantulkan sinar UV. Jenis chemical sunscreen ini memiliki kandungan bahan aktif yang bisa menyerap di kulit, lalu menyerap sinar UV, dan mengubahnya menjadi panas agar tidak masuk lebih dalam ke lapisan kulit.
Baca juga: Jangan Lupa, 6 Bagian Tubuh Ini Wajib Dioles Sunscreen
Pada umumnya, tekstur dari chemical sunscreen tidak meninggalkan kesan lengket setelah digunakan. Chemical sunscreen cocok buat digunakan sehari-hari bagi kamu yang tidak terlalu sering terpapar sinar matahari secara intens dan terus menerus.
3. Hybrid Sunscreen
Untuk jenis sunscreen yang satu ini merupakan gabungan dari jenis physical dan chemical sunscreen. Jenis hybrid sunscreen ini menggabungkan fungsi yang memantulkan sinar UV dari physical sunscreen dan fungsi menyerap sinar UV dari chemical sunscreen.
Beberapa fungsi dari hybrid sunscreen antara lain yaitu memberikan SPF yang tinggi, lebih baik dalam cegah kerusakan kulit, serta bisa mengurangi risiko reaksi alergi.
Setelah mengetahui perbedaannya, kamu mungkin bingung untuk memilih sunscreen yang mana, ya? Jika dilihat dari keamanan dan efektivitasnya, physical sunscreen mungkin bisa jadi pilihan yang baik untuk kamu gunakan. Hal ini karena minimnya risiko jangka panjang dari pemakaiannya.
Meski begitu, bukan berarti chemical dan hybrid sunscreen tidak baik digunakan, ya. Kedua jenis sunscreen ini juga mampu melindungi kulitmu dari bahaya paparan sinar matahari, kok. Yang perlu kamu perhatikan adalah sesuaikan jenis sunscreen yang akan kamu gunakan dengan kondisi kulit dan kebutuhannmu.
Jika tipe kulitmu berjerawat atau kombinasi, kamu disarankan untuk menggunakan chemical atau hybrid sunscreen. Sebaliknya, bila kamu memiliki kulit yang sensitif dan kering, pakailah physical sunscreen. Ingat, pastikan jenis sunscreen yang kamu pilih memiliki minimal SPF 30, ya.
Bila kamu masih ragu untuk menentukan jenis sunscreen yang tepat atau kamu memiliki pertanyaan lain terkait jenis-jenis sunscreen, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kulit, ya. (Z-1)
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
DIKENAL sebagai pribadi yang praktis dalam tiap aspek kehidupan, Grace Tahir selalu mengutamakan efisiensi, termasuk dalam urusan perawatan kulit.
OMG Creator Fest 2025: Beautytainment Universe berlangsung pada 13-16 November 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.
K Beauty Camp tidak hanya membawakan produk-produk saja yang dapat pengunjung coba di tempat, namun seluruh pengunjung juga berkesempatan mencoba berbagai experience zone.
Cosmobeaute 2025 diprediksi menjadi ajang berkumpulnya 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor, dengan partisipasi 450 perusahaan peserta.
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Marshant hadir dengan fokus pada sains, inovasi, serta pengembangan produk secara in-house.
Menurut dr. Donna, perawatan kulit tidak hanya sebatas membuat kulit tampak cerah, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan alami kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved