Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Studi Di Luar Kampus Utama (PSKDU) Universitas Brawijaya (UB) Kampus Jakarta mengadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MABA) di Jakarta, Sabtu (19/8)/
Direktur PSDKU UB Kampus Jakarta Prof.Drs. Gugus Irianto, MSA. PhD. Ak mengatakan saat ini fokus arah pengembangan UB Kampus Jakarta adalah menuju terwujudnya Center of Excellence (CoE).
Prof. Gugus mengatakan ada beberapa arah pengembangan tersebut, yaitu pertama, perbaikan terus menerus tata kelola (governance). Kedua, peningkatan dan pengembangan kerja sama kelembagaan, dan ketiga, peningkatan dan pengembangan sarana prasarana untuk menciptakan atmosfir akademik yang semakin baik.
Baca juga: Komitmen Uhamka untuk Kontribusi Penurunan Kemiskinan di Indonesia
“Perbaikan dan pengembangan tata kelola menjadi agenda melekat dari manajemen UB Kampus Jakarta baik di aspek akademik maupun aspek non akademik," ujar Prof.Gugus.
Pentingnya Evidence Base dari Setiap Kebijakan
"Rektor UB selalu mengingatkan tentang pentingnya ‘evidence based’ dari setiap kebijakan. Selaras dengan hal tersebut, tata kelola UB Kampus Jakarta ini difokuskan pada ikhtiar agar data, informasi, dan atau laporan-laporan utama di aspek akademik, keuangan, dan lain-lain sudah dapat terekam dengan baik dalam UB Satu Data, sehingga setiap kebijakan pimpinan dapat didasarkan pada data (evidence based) yang reliable dan tepat waktu,” kata Prof. Gugus.
Kedua, kerja sama kelembagaan yang telah dirintis oleh Universitas maupun Fakultas akan terus dikembangkan bersama-sama pada level nasional maupun internasional.
“Salah satu yang telah kami laksanakan adalah mengkaji pola yang dilaksanakan oleh research centre pada salah satu universitas di Malaysia untuk dapat menghasilkan lulusan tepat waktu (graduate on time), dengan publikasi internasional yang credible," terang Prof.Gugus.
Baca juga: Prodi Sosiologi UNJ Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Kampung Nelayan Cilincing
"Kita akan memperluas kerja sama tersebut, dan akan mengimplementasikan di PSDKU UB Kampus Jakarta dengan penyesuaian- penyesuaian. Ini tantangan yang tidak ringan bagi kita semua, karena diperlukan sumber daya yang memadai, antara lain dari unsur dosen yang dapat fokus untuk hal tersebut,“ paparnya.
Ketiga, sarana dan prasarana yang memadai dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran diperlukan untuk menciptakan atmosfir akademik yang kondusif.
“Karena itu, ikhtiar untuk mewujudkannya akan terus menerus kita lakukan, meskipun harus disadari bersama bahwa mencapai yang ideal diperlukan waktu dan sumberdaya, tidak bisa seperti membalik tangan," kata Prof.Gugus.
"Peningkatan sarana prasarana diikuti dengan ikhtiar untuk memfasilitasi mahasiswa sebagai pembelajar untuk mengembangkan diri dalam arti seluas-luasnya. Dengan melihat peta mahasiswa," tuturnya.
Baca juga: Hadapi Persaingan Global, SGU Perkenalkan Rektor Baru
"PSDKU UB Kampus Jakarta yang rata-rata memiliki posisi strategis pada instansi masing-masing, maka sentuhan yang akan kita siapkan adalah memfasilitasi diskusi-diskusi, webinar dengan fokus pada aspek ‘leadership, governance, dan strategic insight’ yang akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan alumni dan mitra strategis lainnya,” kata mantan Dekan FEB tersebut.
Dia juga berharap, melalui ikhtiar secara bertahap dan berkelanjutan, PSDKU UB Kampus Jakarta dapat menjadi pusat keunggulan (centre of excellence), yang menjadi salah satu agenda strategis dari Rektor UB, Prof. Widodo.
Sementara itu, kegiatan PK2MABA UB Kampus Jakarta dihadiri oleh Rektor, WR I, WR II, WR III, WR IV, WR V, Sekretaris Universitas, Sekretaris Majelis Wali Amanat, Ketua dan Sekretaris SAU, serta Dekan FIA, FEB dan FH beserta jajaran pimpinan fakultas tersebut.
Kegiatan tersebut juga diisi oleh sambutan Plt. Dirjen Dikti, Riset dan Teknologi Prof.Ir. Nizam, MSc.,DIC., Ph.D dan Menko PMK RI yang juga Ketua Majelis Wali Amanat UB Prof.Dr. Muhadjir Effendy, MAP yang memberikan kuliah umum dengan tema SDGs dan Arah Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045. (RO/S-4)
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Pada Februari 2025, jumlah perguruan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun negeri, menurut BPS mencapai 2.937.
UNDIP dan UI bersama seluruh perguruan tinggi di Indonesia menyepakati pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan target Net Zero Emission Indonesia.
Para petani mendapatkan pelatihan pengoperasian dan perawatan traktor capung yang dirancang lebih hemat bahan bakar.
PERGURUAN Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) berupaya merealisasikan program pembangunan kampus terbaik dalam bidang Al-Qur’an sekaligus ilmu pengetahuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved