Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin meningkat, Swiss German University (SGU) terus melakukan pengembangan dan perbaikan sistem pendidikan dengan melakukan evaluasi secara berkala agar selalu relevan dengan tuntutan tren dan kebutuhan industri di masa depan.
SGU memperkuat positioning yang tercermin dalam visi untuk menjadi universitas internasional terkemuka dalam hal pengajaran, penelitian, dan penerapan teknologi untuk menciptakan lulusan yang kompeten berwawasan global. Selain itu, SGU juga menekankan pada pengembangan soft skills dan kemampuan berbahasa asing, termasuk bahasa Inggris dan Jerman, yang merupakan kemampuan penting dalam konteks globalisasi.
SGU memperkenalkan Rektor baru yaitu Dr Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo pada Senin (7/8) lalu. Ia sejak Juli 2023 sudah resmi ditunjuk untuk menggantikan Dr rer nat Filiana Santoso sebagai Rektor SGU yang sebelumnya menjabat selama dua periode.
Baca juga: Swiss German University dan Siemens Indonesia Jalin Kerja Sama
Dr Dipl Ing Samuel P Kusumocahyo memiliki pengalaman panjang di dunia industri sejak 2001 dan di dunia pendidikan sejak 2013. Dalam sambutannya, ia menyatakan berharap SGU dapat mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global melalui pendidikan yang berkualitas internasional dengan mengedepankan inovasi dan transformasi karakter.
SGU berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang unggul kepada mahasiswanya dengan tiga brand value yaitu Innovative Global Learners, Positive Character Transformation dan Excellent learning experience. SGU mengimplementasikan pendidikan tinggi yang berkualitas.
Hal ini terlihat dari kurikulum yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri global dan menempatkan mahasiswa pada posisi yang kompetitif di dunia kerja. SGU terlibat aktif menjadi mitra pemerintah dan berbagai industri dengan cara terus meningkatkan proyek penelitian lintas bidang ilmu.
Selain itu, adanya program magang sebanyak dua kali yang di lakukan pada semester 3 di Indonesia dan semester 6 di Jerman atau Swiss. Saat ini SGU telah bekerjasama dengan beberapa universitas, antara lain SolBridge International School of Business Korea Selatan, Hokkaido University Jepang, dan University of Missouri-Kansas City Amerika Serikat. (RO/S-3)
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
SGU gelar World Tourism Day 2025 di Tangerang Selatan, menghadirkan pemerintah, industri, dan akademisi bahas transformasi digital menuju destinasi pariwisata pintar Indonesia.
Saat ini SGU telah memiliki program studi inovasi Hybrid and Electric Vehicles (HEV) dengan jenjang sarjana.
Untuk menjawab tantangan keamanan siber, alumni SGU Anton Purba (Aman Data) merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang keamanan siber.
Tema wisuda SGU tahun ini adalah 'Enhancing Agility Toward Global Competitiveness' yang mencerminkan esensi dari apa yang dianut oleh SGU.
Komitmen universitas ini tercermin dalam fakultas yang beragam dan inovatif serta kekuatan pada network dan mitra internasional.
Dalam kuliah umum, Prof. Fukusaki dari Osaka University juga menekankan pentingnya engineering untuk beriringan dengan humanities pada era Society 5.0 ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved