Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENEMUKAN rambut dalam makanan atau bahkan secara tidak sengaja memakannya termasuk dalam spektrum hal-hal yang sebenarnya bukan masalah besar. Hal itu dikatakan profesor departemen nutrisi, makanan dan pengemasan di Clemson University, Clemson, South Carolina, Angela M Fraser.
Dia mengatakan, sebenarnya ada beberapa jenis bahaya utama yang dapat muncul dalam makanan antara lain bahaya biologis misalnya bakteri, bahan kimia seperti bahan pembersih yang masuk ke dalam makanan secara tidak sengaja atau sengaja, serta bahaya fisik seperti rambut, tulang, atau sepotong logam dalam makanan.
Bahaya biologis dan kimia, sambung dia, seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (27/7), mengaktifkan reaksi sistem kekebalan dan dapat menyebabkan penyakit,
Baca juga: Nutrisi Dipastikan Punya Efek Langsung pada Otak Anak
Bakteri seperti salmonella pada ayam yang kurang matang, misalnya, bisa membuat seseorang keracunan makanan.
Di sisi lain, bahaya fisik seperti rambut tidak menyebabkan seseorang sakit atau terkena penyakit. Namun, sesuatu yang cukup besar seperti pecahan kaca, dapat melukai tubuh saat ditelan atau berisiko tersedak.
Dengan kata lain, menemukan rambut dalam makanan tidak akan membuat seseorang sakit. Rambut bukanlah sumber alami mikroorganisme patogen.
Baca juga: Suhu Makanan Pengaruhi Kesehatan Anak di Musim Pancaroba
Meski begitu, pengelola restoran yang baik umumnya akan meminta maaf dan bahkan mungkin menyesuaikan tagihan konsumen. Jika rambut ditemukan pada makanan di rumah, seseorang dapat merasa percaya diri hanya dengan mengambilnya dan melanjutkan makan. (Ant/Z-1)
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Kerontokan rambut yang dipicu oleh menopause merupakan salah satu kondisi yang paling menantang secara emosional bagi perempuan
Rambut bercabang atau split ends merupakan masalah rambut yang sangat umum dan sering membuat pemiliknya terpaksa memotong rambut agar kembali terlihat sehat.
Hair Djiva terinspirasi dari kata kuno djiva (jiwa), yang menggambarkan perjalanan spiritual dan emosional manusia melalui warna.
Terlalu sering keramas akan mengikis minyak alami dan pelindung kulit kepala yang bisa menyebabkan peradangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved