Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengaku masih belum ada titik tengah dengan penggugat yakni korban Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang anaknya sakit atau meninggal pada gugatan kelompok atau class action pada kasus GGAPA.
"Sudah ada mediasi tapi masih belum ada kesepakatan," ucapnya singkat, Rabu (19/7).
Namun untuk ganti rugi yang akan diberikan pemerintah Kemenkes menyebut hal itu masih dalam tahap pembicaraan lintas kementerian.
Baca juga: 5 Tergugat Class Action Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Damai
"Untuk ganti rugi masih dibahas antar lembaga dan kementerian terkait sesuai kewenangannya," kata Nadia.
Sebelumnya sebanyak 5 dari 11 tergugat class action GGAPA yakni PT. Universal Pharmaceutical, CV. Mega Integra, PT. Logicom Solution, CV. Budiarta, dan PT. Mega Setia Agung Kimia mengajukan upaya damai.
Baca juga: Menko PMK Cari Cara Berikan Bantuan Korban Gagal Ginjal Akut Anak
Terdapat 11 tergugat dalam sidang gugatan kelompok antara lain Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), PT Afi Farma Pharmaceutical Industry, PT Universal Pharmaceutical Industries, CV Samudera Chemical, PT Tirta Buana Kemindo, CV Mega Integra, PT Logicom Solution. Kemudian, CV Budiarta, PT Mega Setia Agung Kimia.
Dengan adanya upaya damai dari sebagian pihak tergugat tersebut memberikan angin segar kepada keluarga korban yang anaknya meninggal atau yang masih rawat jalan. Saat ini para korban dan kuasa hukumnya akan fokus pada keenam tergugat.
"Sebanyak 5 tergugat yang meminta damai dari hasil 8 kali mediasi sebelumnya. Dan status saat ini kelimanya sudah dikeluarkan dr gugatan ini," ujar salah satu keluarga korban yang ajukan gugatan kelompok, Nedy Amardianto.
"Jadi kita fokus dengan 6 tergugat yang masih mau melanjutkan persidangan," tambahnya. (Iam/Z-7)
Memahami perbedaan antara pucat biasa dan pucat akibat gagal ginjal dapat menjadi langkah penyelamatan nyawa yang krusial bagi Anda dan keluarga.
Anemia renal adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah normal akibat penurunan fungsi ginjal, berbeda dengan anemia biasa.
Gagal ginjal sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya yang samar pada stadium awal. Salah satu tanda yang paling nyata namun sering disepelekan adalah wajah pucat.
Studi global mengungkap ketidakcocokan hasil tes kreatinin dan sistatin C bisa menjadi sinyal bahaya gagal ginjal hingga kematian.
Ginjal bisa rusak tanpa gejala awal. Simak 8 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam merusak fungsi ginjal menurut pakar kesehatan.
Meningkatnya angka obesitas dan diabetes, ditambah dengan penuaan populasi global, menjadi pendorong utama lonjakan kasus CKD.
Deteksi dini gejala batu ginjal diperlukan agar Anda dapat mengambil langkah pencegahan sebelum merembet jadi operasi batu ginjal.
Radang ginjal merupakan kondisi yang juga dapat diperbaiki melalui terapi yang tepat sehingga tidak sampai terjadi gagal ginjal.
Diare yang tidak ditangani dengan segera bisa memicu berbagai kondisi berbahaya, mulai dari dehidrasi berat hingga gagal ginjal pada anak.
PENYAKIT ginjal umunya baru disadari dan diketahui saat kondisi sudah parah. Padahal ada beberapa hal yang bisa menjadi ciri awal adanya masalah pada kesehatan ginjal.
Ginjal yang sehat ini sebenarnya bisa kita nilai atau bisa kita evaluasi dari beberapa cara, yang paling umum dan mudah itu dengan melihat warna urine atau warna air seni kita.
BPOM akan memperkuat pengawasan produksi obat di berbagai perusahaan farmasi untuk mencegah terjadinya kasus pencemaran obat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved