Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SiCepat Ekspres resmi membentuk tim relawan SiCepat Tanggap (Sigap) pada bulan Juni lalu. Tim Sigap merupakan kelompok relawan yang dibentuk secara khusus dalam rangka memperluas jangkauan program CSR SiCepat Ekspres baik dalam program penanggulangan bencana alam maupun program sosial masyarakat.
Tim Sigap beranggotakan karyawan SiCepat Ekspres yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia sebagai relawan yang menjalankan program CSR di wilayah tertentu.
Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati menyampaikan, pembentukan Tim Sigap merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk semakin konsisten dalam memberi kebermanfaatan kepada masyarakat.
Baca juga: 4 Wilayah Ini jadi Target Penyaluran Daging Kurban dari SiCepat
“Pembentukan tim relawan Sigap sangat sejalan dengan misi perusahaan untuk menjadi perusahaan ekspedisi yang cepat dan tanggap dalam memenuhi kepentingan masyarakat, terlebih dalam membantu dan memberikan manfaat melalui program CSR sosial ekonomi maupun penanggulangan bencana. Selain itu, melalui hadirnya Tim Sigap, kami juga berharap dapat memperluas jangkauan program-program CSR agar lebih merata ke berbagai wilayah dan tepat sasaran, khususnya di setiap wilayah operasional SiCepat Ekspres,” jelas Wiwin.
Setelah resmi dibentuk pada bulan Juni lalu, SiCepat Ekspres telah menyelenggarakan dua kali pelatihan (training) bagi para anggota relawan Tim Sigap. Pelatihan pertama yang dilaksanakan pada Rabu (07/6) membahas tentang fokus dan lingkup program CSR SiCepat Ekspres. Pelatihan ini difasilitas secara langsung oleh Tim CSR dibawah Departemen Corporate Communication SiCepat Ekspres.
Baca juga: HUT Jakarta ke-496 SiCepat Ikut Tebar Voucer Diskon
Untuk mempertajam ilmu dan membekali diri dengan pengetahuan dasar tentang kerelawanan, SiCepat Ekspres melaksanakan pelatihan kedua yang berkolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat bertajuk ‘Kerelawanan dan Bencana Alam’ pada Selasa (27/6).
Selanjutnya, sebagai perpanjangan tangan dari Tim CSR SiCepat Ekspres dalam menjalankan program CSR, SiCepat Ekspres melalui perwakilan anggota Tim Sigap wilayah Jawa Tengah yakni Indah Riwayani (karyawan Gerai Semarang Purwoyoso) menyerahkan dana bantuan kepada korban kebakaran yaitu Entang Saputra pada Sabtu (15/7).
Entang Saputra merupakan salah satu warga desa Sumurbroto, Semarang yang menjadi korban kebakaran rumah akibat ledakan kompor gas yang mengakibatkan bangunan rumahnya hangus dilalap api.
Sebelumnya, relawan Tim Sigap juga turut berpartisipasi dalam membantu pendistribusian daging kurban dari program CSR SiCepat Ekspres yang berkolaborasi bersama Baznas pada Jumat (30/6) lalu. Sebanyak 500kg daging kurban telah didistribusikan ke warga yang membutuhkan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). (Z-10)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
UPAYA menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini terus diperkuat melalui kegiatan edukasi dan peningkatan sarana sanitasi di lingkungan sekolah dasar.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan perusahaan, Mondelez Indonesia mendorong karyawan untuk terlibat dalam kegiatan sosial melalui Purpose Day 2025.
Kendaraan dinas yang diperiksa, di antaranya mobil dinas Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Hardianto dan mobil dinas Kepala Bagian Umum Kota Madiun.
SWISS-Belhotel Airport Yogyakarta memperingati hari ulang tahun yang ke-2 dengan menggelar berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR).
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
PEMERINTAH menyatakan, penanganan bencana Sumatra menunjukkan kemajuan signifikan dengan semakin banyak daerah beralih dari fase tanggap darurat ke tahap transisi.
Pendekatan psikososial juga dilakukan melalui pendampingan dan komunikasi empatik untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan mental akibat bencana.
MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memastikan pemerintah tengah menyiapkan agenda penanganan pascabencana di Sumatra.
Kunjungan kerja luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia disebut sebagai tindakan inkonsisten dari Kepala Negara.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved