Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menyiapkan diri untuk ikut dalam agenda Conference of the Parties 28 (COP28) yang akan dilaksanakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 30 November-12 Desember 2023 mendatang.
Dalam hal ini, KLHK tengah melakukan sosialisasi terkait persiapan Paviliun Indonesia dalam COP28.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto mengatakan bahwa Paviliun Indonesia ini bertujuan untuk menyampaikan kepada dunia terkait langkah konkret atau aksi nyata yang sudah dilakukan.
Baca juga : Komitmen Dunia Atasi Krisis Iklim belum Terlihat Nyata
“Maka dari itu tidak cukup hanya dilakukan di meja negosiasi. Kita menjadi komplementari untuk sampaikan aksi iklim. Ini tentu akan menjadi menarik ketika kita bisa menyampaikan langkah kita, program kita dalam rangka pengurangan emisi gas rumah kaca,” ungkap dia saat sosialisasi Paviliun Indonesia COP28 UAE di Jakarta, Selasa (18/7).
Lebih lanjut, menurut Agus Paviliun Indonesia melibatkan semua stakeholder tidak hanya pemerintah dan swasta, tapi semua pihak untuk menyampaikan hasil kerja nyata terkait pengendalian perubahan iklim.
Baca juga : Jelang COP-28 Dubai, KLHK Gelar ICCEF Persiapkan Delegasi Indonesia
Selain itu, dalam COP28 nanti, negosiasi yang akan dilakukan mengarah ke sektor energi.
“Jadi energi baru terbarukan (EBT) dan tampaknya kebijakan presiden akan perkuat EBT. Tahun ini kita angkat isu EBT dan dilaksanakan di Expo Surabaya dan nanti ada acara festival LIKE atau Lingkungan Iklim Kehutanan dan Energi terbarukan yang akan diselenggarakan pada 1-3 September 2023 di GBK dan energi akan menjadi tema utama sehingga kita berharap di bidang energi kita bisa memberikan informasi terkait aksi nyata di sektor energi,” kata Agus.
Dia juga berharap nantinya akan ada kesepakatan terkait beberapa hal yang belum disepakati. Salah satunya ialah aturan perdagangan karbon yang melibatkan luar negeri.
“Karena kita juga sedang mengatur peraturan Menteri LHK tentang perdagangan karbon luar negeri. Ini juga salah satu contoh. Di sektor energi diharapkan sudah ada langkah maju karena ke depan tanyangan sektor energi makin besar terutama dalam rangka kurangi emisi gas rumah kaca terhadap energi fosil. Harapannya EBT bisa gantikan energi fosil,” sambungnya.
Menurut Agus, dalam Paviliun Indonesia juga akan ada peran masyarakat adat, di mana akan ada sesi dan akan dihadirkan para champion untuk berbicara di sana.
“Masih kita bahas opsinya dan nanti tinggal diminta TOR di peserta yang mau isi,” ujar Agus.
Di tempat yang sama, Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan KLHK Krisdianto menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo akan ikut hadir dalam acara ini. Menurutnya ini akan menjadi COP terakhir bagi Presiden Jokowi.
“Pak Presiden kemungkinan besar akan hadir karena ini COP terakhir beliau,” kata Krisdianto.
Konsul Jenderal RI Dubai, K. Candra Negara menambahkan bahwa diusahakan agar delegasi Indonesia mempersiapkan paspor dengan baik dalam keberangkatannya nanti.
“Diusahakan melihat kembali nama di halaman paspor. Kalau misalnya satu kata, tolong bikin paspor baru saja. Ini harus dua kata boleh pakai nama orangtua. Nanti repot masuk imigrasinya butuh waktu 1-2 jam untuk bisa masuk. Tolong disampaikan kepada semua delegasi,” tegas Candra.
“Lalu harus segera booking hotel. Beberapa negara sudah pesan hotel makanya kita juga harus booking karena kamar hotel di sini terbatas. Kalau terlalu jauh dari wilayah Dubai akan merepotkan pergerakan delegasi,” tandasnya. (Z-4)
Pemerintah Indonesia berkomitmen kuat untuk mengimplementasikan target-target iklim dalam FOLU Net Sink 2030, dengan estimasi sebesar USD 14.5 miliar.
Grant Thornton menjelaskan perlu adanya langkah konkret dari perusahaan seperti perlunya memulai investasi dalam teknologi hijau, dan energi terbarukan.
Semua orang harus punya akses pada air bersih dan untuk ketahanan pangan. Karenanya perlu disiapkan policy yang mengikuti kebutuhan dan dinamika global, serta implementasinya perlu dilakukan
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka (UT) Jakarta Imam Pesuwaryantoro bagaimana mendorong hilirisasi sampah plastik secara virtula pada COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).
kesadaran bahwa momen kesempatan dalam menanggulangi perubahan iklim itu harus diambil.
Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan Second NDC untuk target penurunan emisi yang lebih ambisius yang rencananya akan disampaikan 2025.
Departemen Luar Negeri AS mewajibkan diplomat non-darurat meninggalkan Arab Saudi menyusul serangan drone. Inggris turut siapkan penerbangan evakuasi dari Dubai.
Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pertama Emirates dari Denpasar ke Dubai setelah penutupan ruang udara dan dampak konflik Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran.
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menggratiskan biaya penginapan, makan, hingga tiket pesawat bagi 20.000 turis yang terjebak akibat penutupan ruang udara pasca-serangan rudal.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Terkait biaya, visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED200 (sekitar Rp840.000), sedangkan untuk masa tinggal 60 hari dikenakan AED300 (sekitar Rp1.260.000).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved