Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin, bersama istri, yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Sheila Noberta berhasil menggerakkan program keluarga berencana. Keduanya diganjar penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Penghargaan itu diberikan kepada individu, kelompok, lembaga, atau pemerintah daerah yang telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam bidang kependudukan dan keluarga berencana (KB).
Lebih rinciannya program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting untuk terwujudnya keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera di Kabupaten OKU Timur.
Baca juga: Bantu Kurangi Beban Perempuan, BKKBN Dorong Pria Ber-KB
"Alhamdulillah, malam ini, saya bersama istri saya tercinta Ketua TP-PKK Kabupaten OKU Timur mendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN atas prestasi dan komitmen serta kepemimpinan dalam menggerakkan ketiga program tersebut," ujar Lanosin.
Lanosin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dirinya sehingga menerima penghargaan Manggala Karya Kencana. Dia kemudian berharap sosialisasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta percepatan penurunan stunting ini dapat terus ditingkatkan guna menjadikan keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo.
Baca juga: Denpasar Luncurkan Kampung Keluarga Berkualitas
“Semoga dengan diberikannya penghargaan ini dapat menambah semangat bagi kami Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kerja kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT,” tutup Lanosin. (RO/Z-1)
PELAYANAN keluarga berencana (KB) berkualitas dapat ditingkatkan dan dijangkau hingga pelosok melalui beragam inovasi.
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
SEJAK kali pertama diluncurkan ke tengah masyarakat sebagai kontrasepsi pilihan kaum pria, vasektomi belum menggapai kata manis.
Kebijakan yang mengaitkan vasektomi dengan penerimaan bansos berpotensi melanggar prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia dan kesukarelaan dalam program Keluarga Berencana (KB).
Dalam satu tahun hanya ada 15 pria yang menjalani program KB vasektomi.
Untuk target peserta KB baru di tahun 2025 masih menunggu dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved