Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan ke Myanmar yang terdampak badai siklon tropis Mocha pada Mei lalu. Bantuan kemanusiaan berupa barang hingga makanan itu dengan hampir mencapai Rp8 miliar.
"Data sementara diperkirakan ada sekitar 1.23 juta orang terdampak, di mana 70% dari Rakhine State mengalami kerusakan. Bantuan dengan seberat 45 ton ini dari masyarakat Indonesia untuk Myanmar, dengan nilai hampir Rp8 miliar yang diangkut pesawat Garuda Indonesia dan My Indo Airlines," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, (26/6).
"Pemberian bantuan dari masyarakat Indonesia kepada Myanmar ini, merupakan bagian dari solidaritas kemanusiaan Indonesia di kawasan, sekaligus dalam kapasitas Indonesia sebagai ketua ASEAN," imbuhnya.
Baca juga: Digulung Topan Mocha, Ratusan Muslim Rohingya Tewas
Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, dirinya yang mengantarkan bantuan ini ke Myanmar, untuk langsung diberikan ke sebagian besar warga di Rakhine State yang terdampak parah siklon tropis Mocha.
"Bantuan yang diberikan berupa logistik dan peralatan sebanyak 45 ton yang terdiri dari terpal, tenda keluarga, tenda pengungsi, perkakas pertukangan, makan siap saji, peralatan hygiene, selimut, matras, dan generator, dengan nilai kurang lebih Rp7,8 miliar," kata Suharyanto.
Suharyanto menuturkan, Pemerintah Indonesia juga menyediakan alat angkut pesawat Hercules untuk membawa bantuan AHA Center dari Subang, Malaysia, ke Yangon, Myanmar.
Baca juga: Topan Mocha yang Landa Myanmar Tewaskan Enam Orang
"Kita kerahkan juga satu unit pesawat Hercules, untuk membawa barang-barang bantuan, yang diangkut dari Malaysia ke Myanmar. Bantuan untuk Myanmar ini hanya untuk sekali saja dikirimkan," jelasnya.
Siklon Tropis Mocha telah meluluhlantakkan khususnya infrastruktur bangunan dan fasilitas publik di sebagian besar wilayah Rakhine State. Data sementara diperkirakan ada sekitar 1.23 juta orang terdampak, di mana 70% dari Rakhine State mengalami kerusakan.
Di samping itu, musim hujan juga memperburuk situasi hingga hampir 90% fasilitas publik mengalami kerusakan yang parah. Siklon tropis Mocha telah menyebabkan situasi kedaruratan kemanusiaan termasuk pengungsian ribuan korban ke tempat-tempat penampungan sementara.
(MGN/Z-9)
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
Pengaruh Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon tropis 97S diperkirakan akan memicu hujan di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam tiga hari ke depan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan pada periode 16-22 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Riset terbaru mengungkap ekspansi titik panas laut dalam memicu munculnya badai monster di atas Kategori 5. Ilmuwan usulkan klasifikasi baru "Kategori 6".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved