Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Brian Sri Prahastuti mengatakan pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting 14% pada 2024. Ia menjelaskan penurunan stunting bersifat multidimensi, yakni tidak hanya menjadi beban sektor kesehatan sehingga keberhasilannya ada pada sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan.
“Stunting tidak hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga bersama-sama dengan pemerintah daerah. Jadi kalau terdapat hambatan atau tantangan dalam pelaksanaan berbagai rencana aksi di daerah, sampaikan kepada pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (22/6).
Presiden Joko Widodo, ujarnya, terus memantau capaian program penurunan stunting melalui instrument Sistem Monitoring dan Evaluasi (Sismonev) dan Database Isu Strategis (Distra).
Baca juga: Prevalensi Stunting di Tanah Datar Turun
Brian menyampaikan dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) KSP ada beberapa daerah yang lebih dulu berhasil menurunkan prevalensi stunting.
"Praktik baik ini harus dapat direplikasi ke daerah lain agar target prevalensi stunting 14% dapat kita capai,” tutupnya.
Baca juga: Sukses Turunkan Stunting, BKKBN Usulkan Ganjar Terima Tanda Jasa Satyalancana Wira Karya
Presiden Joko Widodo menargetkan penurunan prevalensi stunting sebesar 14% pada 2024. Dalam mengejar target tersebut, dibutuhkan setidaknya penurunan sekitar 3,8% per tahun hingga 2024 nanti. Pada 2022 angka stunting Indonesia yakni 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru yakni 2022.
Presiden Jokowi sebelumnya menyampaikan kekesalannya atas penanganan program stunting di daerah. Sebab, anggaran penanganan stunting tidak optimal dan tidak tepat sasaran. Menurut presiden, anggaran di daerah lebih banyak untuk rapat-rapat ataupun hal-hal yang tidak konkrit.
Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Internal Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pekan lalu. (Z-10)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Pendekatan menu berbasis pangan lokal juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberdayakan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved