Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DAERAH Kerja (Daker) Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi siang tadi waktu Arab Saudi memberangkatkan total sebanyak 411 petugas ke Mekkah. Sisanya, 169 orang dari total 580 petugas rencananya menyusul pada 23 dan 24 Juni mendatang.
Jumlah petugas tersebut mencakup petugas dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. Kepala Daker Madinah Zaenal Muttaqin mengatakan pemberangkatan petugas Daker Madinah tersebut untuk persiapan pelayanan pada masa puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
"8 bus dari Kementerian Agama 3 bus dari kesehatan, dan ada 7 mobil yang kecil, semuanya akan kita tugaskan atau kita berangkatkan ke Mekkah untuk proses persiapan puncaknya haji," kata Zaenal saat memantau pemberangkatan petugas dari Kantor Urusan Haji, di Madinah.
Baca juga : Jelang Puncak Haji, Ini Keringanan Ibadah bagi Jemaah Lansia, Risti dan Penyandang Disabilitas
Zaenal berpesan kepada para petugas, khususnya dari Daker Madinah, agar betul-betul memahami situasi medan pos-pos tempat mereka akan ditugaskan. Demikian pula dengan tugas-tugas yang mereka tunaikan.
Menurut rencana, pada masa puncak prosesi ibadah haji, para petugas PPIH dibagi dalam tiga wilayah penugasan. Petugas Daker Mekkah ditugasi menempati pos-pos layanan di Arafah, petugaa Daker Bandara di Muzdalifah, dan petugaa Daker Madinah ditugasi memberi pelayanan kepada jemaah ketika di Mina.
Baca juga : Jemaah Haji Tersasar akan Masif di Mina
"Kepada petugas-petugas Madinah tetap jaga kesehatan karena ini adalah puncaknya haji, sangat berat medannya. Di samping itu harus mengerti, memahami tugas utama dalam hal pelayanan di Mina," pesan Zaenal.
Adapun kepada para jemaah, Zaenal kembali mengimbau agar mereka tidak memaksakan diri untuk melaksanakan umrah sunnah. Apalagi sampai berkali-kali. Jemaah sebaiknnya fokus ke pelaksanaan ibadah haji.
"Maksimalkan kesehatan diri sehingga saat puncaknya Arafah maka mudah-mudahan sehat. jangan juga terlalu banyak sering jalan-jalan keluar agar kondisi kesehatan fit," ucap Zaenal.
Sejumlah petugas masih tinggal di Madinah untuk menuntaskan pelayanan kepada jemaah haji. Daker Madinah harus memperpanjang pelayanan karena ada sejumlah kelompok terbang (kloter) jemaah haji kuota tambahan dialihkan pendaratannya dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah ke Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz Madinah (AMAA) hingga 24 Juni.
Pengalihan itu merupakan instruksi dari otoritas Arab Saudi karena lalu lintas penerbangan di Jeddah terlampau padat.
Jemaah haji kuota tambahan yang mendarat di AMAA juga wajib diinapkan minimal semalam di Kota Madinah agar mereka cukup beristirahat setelah menjalani penerbangan sekitar 9 jam dari Tanah Air.
Semula, jumlah kloter kuota tambahan yang dialihkan untuk transit ke Madinah sebanyak 24 kloter. Namun, lobi-lobi terus dilakukan pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi agar sebagian tetap mendarat di Jeddah.
Zaenal tidak menampik instruksi agar kloter jemaah kuota tambahan transit di Madinah menimbulkan pembengkakan biaya penyelenggaraan ibadah haji.
"Ini kita masih belum pasti karena memang ada informasi yang tadinya (terakhir tiba) tanggal 24 kemudian bisa jadi 22 (Juni). Nanti kloternya mungkin juga dipotong, yang tadinya misalnya 24 jadi 16, 16 kemudian informasi jadi 14. Nanti kita lihat lagi berapa jumlahnya," tandas Zaenal.
Puncak haji akan dimulai pada 8 Zulhijah 1444 H atau 26 Juni 2023. Pada tanggal itu jemaah haji akan diberangkatkan dari Mekah menuju Arafah. Pada 9 Zulhijah atau 27 Juni, jamaah akan wukuf di Arafah. Dan pada 10 Zulhijah atau 28 Juni jemaah sudah bertolak untuk mabit di Mina selama 2-3 hari. (Z-5)
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI optimistis proses transisi kewenangan penyelenggaraan haji dari Kemenag ke Kemenhaj tidak akan mengganggu kualitas pelayanan haji 2026.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat ibadah haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Pada kuartal pertama 2025 saja, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 547 ribu orang.
Kemenhaj terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah dalam Manasik Haji Nasional 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved