Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pembina Yayasan Pembina dan Pendidikan Universitas Pancasila (YPPUP) Dr (HC) Ir Siswono Yudo Husodo menyatakan Universitas Pancasila (UP) telah menjadi perguruan tinggi swasta yang bereputasi unggul.
"Di Indonesia ini ada lebih dari 4.400 perguruan tinggi dan hanya 49 perguruan tinggi yang mempunyai kriteria unggul dan UP merupakan salah satu dari 49 tersebut," kata Siswono usai melakukan wisuda di Jakarta, Selasa (30/5).
Baca juga: Ini Daftar 13 Kampus dengan Prodi Akuntasi Peringkat Unggul Versi LAMEMBA
Menurut Siswono, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh civitas akademika untuk meningkatkan pendidikan di UP. Setiap tahun UP meluluskan sarjana lebih dari 2.000 orang.
Saat ini, lanjut Siswono, jumlah mahasiswa setiap tahun ada lebih dari 8 juta mahasiswa, dan kira-kira lebih 5 juta adalah dari mahasiswa swasta dan 3 juta mahasiswa negeri.
"Ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai tujuan kita bernegara sudah nyata bukan monopoli negara lagi," katanya.
Keadaannya jauh berbeda dengan 40 tahun yang lalu yakni perguruan tinggi didominasi oleh negara, sekarang mahasiswa swasta jauh lebih banyak dari mahasiswa negeri.
"Ke depannya negara kita tidak sekadar membutuhkan perubahan, tetapi juga program pembangunan yang berkelanjutan sehingga kesejahteraan yang merata akan terwujud," katanya.
Baca juga: BAN-PT: 131 Perguruan Tinggi dan 370 Prodi Tidak Terakreditasi
Dikatakannya saat ini ada sekitar 67 ribu alumni UP yang tersebar di seluruh Indonesia yang bekerja di berbagai bidang, tentunya sebagai alumni harus terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sehingga siap bersaing.
Lebih lanjut, Siswono mengatakan tentunya Universitas Pancasila tidak hanya akan berhenti setelah mendapatkan akreditasi unggul.
Saat ini ada beberapa fakultas yang sedang berproses mendapatkan akreditasi internasional yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Selain itu, UP turut serta dalam pertukaran mahasiswa luar negeri, IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) yakni melalui program ini sudah ada mahasiswa UP berkesempatan kuliah di kampus unggulan luar negeri (AS, Hongaria, dan Malaysia).
Baca juga: 129 Anak Pekerja Migran di Malaysia Ikuti Wisuda Program Paket A, B, dan C
Sementara itu, Rektor UP Prof Dr Edie Toet Hendratno menjelaskan dalam kegiatan wisuda Universitas Pancasila diikuti oleh 974 orang wisudawan yang terdiri dari program studi D3, S1, Apoteker, S2 dan S3.
Menurutnya, para wisudawan boleh berbangga, bahwa pada wisuda ini, semua wisudawan sudah bisa menerima ijazah kelulusan, dengan Akreditasi Unggul, yang merupakan nilai akreditasi tertinggi.
Prestasi dan pencapaian UP sepanjang 2022 di antaranya Universitas Pancasila meraih peringkat 1 sebagai perguruan tinggi swasta dengan jumlah usulan terbanyak untuk matching fund.
Kemudian, mendapatkan dana hibah/bantuan pemerintah untuk tim dosen, Universitas Pancasila menjadi klaster penelitian mandiri, klaster pengabdian pada masyarakat (PKM) sangat bagus, UP memiliki 12 jurnal terakreditasi SINTA, serta mendapatkan penghargaan pada Rakorda 2022 karena beberapa pencapaian. (Ant/S-2)
Dengan pengakuan ini, LAMDIK dinyatakan memenuhi International Standards and Guidelines (ISG’s) untuk penjaminan mutu di pendidikan tinggi.
Universitas Sahid (Usahid) Jakarta resmi menerima sertifikat akreditasi perguruan tinggi dengan predikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Di berbagai negara, sistem penjaminan mutu berperan penting untuk memastikan perguruan tinggi menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Akreditasi Unggul mempermudah perguruan tinggi swasta (PTS) meraih peningkatan pendanaan lebih besar dari pemerintah dan industri, meningkatkan kerja sama dengan industri.
Lembaga jaminan mutu diperlukan untuk memastikan mutu akademik dan pembelajaran sesuai yang diinginkan dengan parameter yang telah ditentukan pendidikan tinggi.
Kebijakan kemandirian keuangan PTN dinilai menciptakan ketimpangan dalam dunia pendidikan tinggi.
DALAM beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan tinggi Indonesia memasuki babak baru dalam pengelolaan mutu.
Pameran lanjutan ini akan mengunjungi 3 SMA kenamaan di wilayah Jakarta, Bogor dan Tangerang, yang memiliki kurikulum International Baccalaureate.
Kampus baru di kawasan Alam Sutera Kota Tangerang ini berupa gedung megah yang berketinggian 23 lantai dan mampu menampung sebanyak 10 ribu mahasiswa.
Prabowo Subianto sangat antusias dan perhatian dalam persoalan pendidikan yang diyakini penting untuk menghasilkan calon pemimpin Indonesia di masa depan.
INDONESIA masih mengenal daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved