Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG keluarga Ketti Murtini mengingatkan mengenai pentingnya peran ayah dalam pengasuhan guna mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak.
"Dalam pola asuh anak, yang terpenting tidak hanya peran ibu, tapi juga peran ayah, peran keduanya sangat penting," kata Ketti Murtini, dikutip Selasa (23/5).
Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Jawa Tengah (Jateng) Cabang Barlingmascakeb itu menjelaskan peran ayah sangat penting dalam menyiapkan anak agar memiliki kesiapan untuk menghadapi dinamika kehidupan.
Baca juga: Ayah Diingatkan untuk Ikut Pantau Tumbuh Kembang Anak
"Ayah memiliki peran penting dalam menyiapkan anak untuk menghadapi dunia luar. Ayah yang menjadi panutan anak dalam bersikap dan bertingkah laku di luar rumah," katanya.
Menurut dia, ayah juga merupakan sosok yang berperan sangat penting dalam upaya membimbing anak agar berkembang menjadi individu yang mandiri.
"Dengan adanya bimbingan dari ayah serta adanya dukungan dan penguatan dari ibu, maka anak akan bertumbuh seperti yang diharapkan," katanya.
Baca juga: Pesan Ayah kepada Dua Anaknya agar Sukses tetapi Hasil Berbeda
Dia menambahkan ayah dan ibu harus bekerja sama secara harmonis dan penuh cinta untuk mendampingi anak agar dapat tumbuh dan berkembang optimal menjadi individu yang unggul, tangguh, tapi tetap penuh cinta.
Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengingatkan pentingnya upaya untuk memperkuat peran ayah dalam mengawal tumbuh kembang anak.
Plt Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Didik Suhardi menjelaskan peran ayah sangat diperlukan untuk meningkatkan pengasuhan anak dan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Tantangan seorang ayah adalah mengenai bagaimana memanfaatkan waktu luang di sela kesibukan bekerja agar dapat digunakan secara optimal untuk mendampingi anak-anak," katanya.
Didik menambahkan Kemenko PMK terus berupaya meningkatkan edukasi dan juga sosialisasi mengenai pentingnya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan mengawal tumbuh kembang anak. (Ant/Z-1)
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, sekitar 20,1% anak Indonesia berpotensi tumbuh tanpa pengasuhan ayah.
Jika depresi pada umumnya identik dengan kesedihan dan tangisan, pada pria gejalanya sering muncul dalam bentuk kemarahan, gampang tersinggung, hingga perilaku agresif.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
para ayah dari siswa SDN Pondok Bambu 11 dan SMAN 61 Jakarta tampak menunggu giliran berkonsultasi dengan wali kelas
Pelajari dampak mendalam Gerakan Ayah Mengambil Rapor bagi anak, psikologi, dan keluarga. Dapatkan tips praktis untuk ayah dan sekolah.
Dampak ketidakhadiran ayah juga dapat terlihat dalam dunia pendidikan dan pergaulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved