Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH sedang mempersiapkan masa transisi pandemi menuju endemi sebagai respon pencabutan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau kedaruratan kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Tentunya sedang dipersiapkan masa transisi sesuai strategi kesiapsiagaan dan respon pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) 2022-2025," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Media Indonesia, Jumat (12/5).
Ada beberapa hal yang yang menjadi perhatian persiapan menuju endemi seperti surveilans, angka penemuan kasus, dan fasilitas kesehatan yang perlu dipersiapkan bila terjadi lonjakan kasus.
Baca juga : 8 Mei, Jepang Ubah Status Pandemi Menjadi Endemi
"Surveilans dan penemuan kasus di masyarakat juga disiapkan antisipasinya. Kemudian fasilitas kesehatan juga harus siap mengantisipasi kalau ada lonjakan kasus," ujarnya.
Jika kedaruratan covid-19 sudah dicabut maka pemakaian masker, jaga jarak, dan mencuci tangan bukan lagi kewajiban masyarakat untuk memenuhi persyaratan tapi lebih pada kebutuhan.
Baca juga : Daya Tahan Masyarakat Jakarta Sudah Kuat
Pemakaian masker sebetulnya dipergunakan untuk pasien yang sedang sakit flu, kontak erat dengan pasien covid-19, sehingga penggunaan masker ini upaya melindungi diri sendiri.
Jika status kedaruratan covid-19 dicabut maka semua keadaan-keadaan dan termasuk kewajiban bergeser kepada masyarakat dan pemerintah daerah jadi kebijakan tidak lagi terpusat termasuk pembatasan.
Termasuk juga perihal pembiayaan setelah dicabutnya kedaruratan pembayaran melalui BPJS Kesehatan, asuransi, atau berbayar mandiri. (Z-8)
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berdasarkan data Kemenkes RI, hingga April 2023, tercatat 31.113 kasus gigitan hewan penular rabies, dengan 23.211 kasus telah mendapatkan vaksin antirabies dan 11 kasus kematian.
KEMENTERIAN Kesehatan menyebut kasus kumulatif kronis filariasis atau kaki gajah hingga saat ini sebanyak 7.955 kasus yang masih tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Masyarakat dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024
DINAS Kesehatan DKI Jakarta menyebut tidak perlu ada pembatasan aktivitas masyarakat meskipun saat ini terjadi kenaikan kasus covid-19.
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan situasi terkini di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait kasus rabies sudah memasuki masa endemi.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved