Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIMAYA Hospital resmi menjadi mitra pelayanan kesehatan untuk lebih dari 11.000 karyawan Bank BTN di seluruh Indonesia. Penandatanganan Perjanjian Kerja sama dilakukan oleh CEO Primaya Hospital Group Leona A Karnali dan Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin.
Kerja sama itu meliputi akses layanan rawat jalan dan rawat inap eksekutif bagi karyawan Bank BTN di seluruh Indonesia, serta kemudahan dan kelancaran proses layanan kesehatan.
Selain itu, melalui kerjasama tersebut, karyawan Bank BTN juga akan mendapatkan edukasi kesehatan secara berkala. Sementara untuk karyawan Primaya Hospital, Bank BTN memberikan fasilitas kredit atau pembiayaan dan tabungan karyawan.
Baca juga : Jusuf Kalla Kembali Jalani Terapi Stem Cell di Celltech Stem Cell
Jasmin mengatakan, pengembangan ekoistem layanan kesehatan, sejalan dengan visi Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada 2025, perseroan akan terus mendukung dan menjadi pioneer dalam pengembangan ekosistem mortgage and beyond.
"Dengan adanya kerja sama ini, Bank BTN berkomitmen memberikan kemudahan akses pembiayaan kredit perumahan bagi karyawan Primaya Hospital dan kemudahan transaksi juga investasi bagi Primaya Hospital Group. Semoga dengan kerjasama ini Bank BTN dan Primaya Hospital dapat bersama-sama meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup karyawan," kata Jasmin.
Baca juga : RS Siloam Luncurkan Program Kehamilan Unggulan NEST
Untuk mendukung kerjasama tersebut, Primaya Hospital menyediakan pelayanan kesehatan yang komprehensif dengan teknologi mumpuni serta didukung oleh tenaga medis yang profesional dan berpengalaman.
Sebagai rumah sakit yang mengutamankan mutu dan keselamatan pasien, Primaya Hospital telah mendapatkan akreditasi internasional dari Joint Commission International sejak tahun 2014.
Leona A. Karnali menegaskan, pihaknya menyediakan pelayanan kesehatan dengan standarisasi yang sama di seluruh jaringan rumah sakit Primaya Hospital.
"Kami pastikan seluruh karyawan Bank BTN di berbagai wilayah Indonesia akan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kualitas yang sama. Harapan kami, dengan adanya kerjasama ini, baik Primaya Hospital maupun Bank BTN dapat terus bertumbuh dan kebutuhan kesehatan karyawan Bank BTN dapat semakin terpenuhi," pungkasnya. (RO/Z-5)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Jawa Barat memberikan layanan kesehatan gratis bagi peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Disabilitas
Hari Perawat Nasional 17 Maret menjadi momentum refleksi atas peran strategis perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Bumame menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mulai dari masa pre-kehamilan hingga kesehatan anak, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum.
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved