Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Gerindra Putih Sari mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait kesejahteraan tenaga medis yang bertugas di daerah terpencil sekaligus penguatan layanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil.
“Saya mendukung dan mengapresiasi keputusan Presiden. Perpres tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah sangat perhatian kepada kesejahteraan tenaga medis yang sudah bersedia mengabdi di daerah terpencil, dan yang tidak kalah penting dari Perpres tersebut juga menunjukkan bahwa presiden memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan,” ujar Putih Sari melalui keterangannya, Kamis (7/8).
Putih Sari menilai kebijakan tersebut sejalan dengan semangat pemerataan layanan kesehatan di seluruh pelosok Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberpihakan negara terhadap akses kesehatan yang merata merupakan langkah strategis dan visioner.
“Perpres ini menunjukkan komitmen negara untuk memastikan bahwa warga di daerah terpencil tidak tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak,” imbuhnya.
Putih Sari menyatakan akan terus mendorong pemerintah agar turut memperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana kesehatan di lapangan.
“Selain penempatan tenaga medis seperti dokter dan perawat, penting juga untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan di daerah terpencil memiliki infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, para dokter yang ditugaskan dapat bekerja secara maksimal,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Sadikin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 tentang Tunjangan Khusus bagi Dokter Spesialis, Dokter Subspesialis, Dokter Gigi Spesialis, dan Dokter Gigi Subspesialis yang Bertugas di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). (H-3)
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ishaq Iskandar, memastikan layanan kesehatan di seluruh rumah sakit milik Pemprov Sulsel tetap optimal pasca redistribusi tenaga kesehatan
BKD Sulsel redistribusi 800 tenaga kesehatan ke 7 rumah sakit daerah untuk optimalkan SDM dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh Sulawesi Selatan.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengaku prihatin atas meninggalnya seorang balita bernama Raya di Sukabumi dalam kondisi tubuh penuh cacing.
KETUA Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Iing Ichsan Hanafi menekankan bahwa upaya untuk menekan angka kematian bayi baru lahir tidak bisa hanya bertumpu pada rumah sakit.
Rumah Sakit Atma Jaya resmi meluncurkan Klinik Akupuntur Medik Terintegrasi, sebuah layanan inovatif yang menjadi bagian dari pengembangan Wellness Center Atma Jaya.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, menyoroti minimnya dukungan Pemprov terhadap kader posyandu.
BANYAK wilayah operasi panas bumi, terutama di daerah perdesaan terpencil, masih menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas belajar yang memengaruhi semangat belajar anak-anak.
Gubernur Sulsel kirim 20 tenaga medis untuk layanan kesehatan di Pulau Pangkep dan Selayar. Aksi nyata pemerataan layanan di daerah terpencil Sulawesi Selatan.
Pemprov Sulsel luncurkan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak untuk layani daerah terpencil seperti Selayar dan Pangkep, hadirkan dokter spesialis dan layanan mobile.
Teknologi dapat membantu menjangkau pelajar yang kurang beruntung dan memastikan bahwa pengetahuan disebarluaskan dalam format yang menarik dan hemat biaya.
Proyek 'Saya Suka Membaca' atau 'I love reading' menyediakan perpustakaan kotak, yang masing-masing berisi lebih dari 125 buku dalam bahasa Indonesia.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved