Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMI menjaga kepuasan jemaah, Kementerian Agama (Kemenag) membatalkan rencana mengurangi penyediaan katering menjadi dua kali sehari. Semula, sarapan bagi jemaah haji akan dihapus karena pemangkasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
"Kemarin makan (jemaah haji) tadinya hanya dua kali karena angggarannya dipotong DPR. Tapi Pak Menteri (Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas) minta supaya pagi tetap ada sarapan walaupun porsinya tidak sebanyak siang," tutur Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (12/4).
Faisal memberi arahan kepada 1.234 peserta Bimbingan Teknis Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1444 H/2023 M.
Baca juga: Katering Jemaah Haji Rawan Sabotase
Menurut Faisal, untuk mempertahankan layanan sarapan, Kemenag melakukan efisiensi di sejumlah biaya. "Kita berhasil tekan, di (harga) hotel kita tekan. Kita lakukan efjsiensi dengan perusahaan katering, efisiensinya bisa untuk sediakan sarapan," ujar Faisal.
Kemenag memahami sarapan sangat penting untuk para jemaah agar dapat melakukan kegiatan ibadah dengan baik. Menu pun tetap menggunakan nasi, namun dengan lauk yang lebih sederhana.
Baca juga: Sudah Ada 5.323 Jemaah Haji Reguler Lunasi Bipih 2023
"Misalnya nasi dengan telur. Paling tidak, ada untuk ganjel perut. Walaupun tidak terlalu mengenyangkan," ungkap Faisal.
Tahun ini, Indonesia memberangkatkan 221 ribu jemaah haji. Dari jumlah tersebut sebanyak 203.320 orang masuk kelompok haji reguler. Total sebanyak 25 juta boks makanan akan disediakan untuk jemaah haji reguler.
Faisal menekankan, layanan konsumsi memberi kontribusi besar dalam kepuasaan jemaah. "Katering kita berusaha semaksimalnya sesuai menu cita rasa Indinesia. Bahan bakunya harus berasal dari Indonesia. Kita sudah tekankan supaya menunya benar-benar cita rasa nusantara," terangnya.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Inspektorat Jenderal (Itjen) menjadikan peningkatan kepuasan jemaah haji sebagai visi. Kepuasaan Jemaah Haji Indonesia (KJHI) yang pada tahun lalu tercatat 90,45 ditargetkan naik menjadi 93. (Z-3)
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi yang dikonsumsi jemaah haji memiliki kualitas terbaik dan cita rasa nusantara."
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah,
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved