Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadikan kasus perundungan dan kekerasan di sekolah menjadi isu utama yang harus diselesaikan. Isu tersebut juga menjadi indikator utama Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan rapor pendidikan untuk pemerintah daerah.
"Kita sangat sepakat kasus kekerasan di sekolah sangat urgen dan kita beri intervensi untuk satuan pendidikan yang paling parah mengalaminya," kata Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/3).
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi menjadikan orang semakin sadar dan berani untuk melapor karena sudah adanya kesadaran yang terjadi pada dirinya sehingga hal seperti kekerasan fisik, verbal, maupun seksual tidak bisa diterima sehingga adanya perlawanan.
Baca juga: Ngeri! Perundungan di Sekolah Ada yang Sampai Dibakar
"Yang tadinya dianggap kenakalan biasa, dengan adanya Permendikbud tersebut, banyak sekali orang sadar bahwa ini menjadi kekerasan seksual dan menjadi laporannya meningkat," ujarnya.
Isu ini harus diselesaikan dengan cara yang sitemik bagaimana sekolh dapat menyalurkan bakat dan kemampuan anak dengan baik sehingga tidak ada lagi kenakalan-kenakalan remaja yang terjadi.
Baca juga: Ini Penyebab Perundungan Anak makin Marak
"Yang harus dilakukan secara sistemik adalah memberi tempat pada anak dengan semua ragam kemampuan dan bakat, merdeka belajar adalah upaya anak-anak apaun bakatnya bsa bahagia di satuan pendidikan sehinga kenakalan-kenakalan remaja bisa berkurang tapi untuk kasus yang ekstrem penangananya berbeda lagi," tandasnya. (Z-11)
Ditjen Polpum Kemendagri menggandeng sekolah di Kota Cirebon untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di kalangan pelajar.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Ramadan Youth Camp 2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, serta meninjau perubahan kesehatan tanah secara berkala.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar usia 15-17 tahun, yang masih berada di bawah angka nasional.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
antara niat baik kebijakan dan keterbatasan struktur. Di titik inilah kesejahteraan guru non-ASN menjadi cermin cara negara mengelola tanggung jawabnya sendiri.
FOKUS pemerintah terhadap dunia pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada guru saat ini sangat luar biasa
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved