Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Henri Alfiandi mengklaim bahwa pihaknya telah memiliki peralatan pencarian dan pertolongan dengan kualitas yang baik.
Salah satu contohnya adalah perangkat pendeteksi di dalam air. Menurutnya, dengan alat tersebut, operasi pencarian bisa selesai dalam hitungan jam.
"Dulu kita cari orang tenggelam itu bisa sampai tiga hari. Sekarang tiga jam saja," jelas Henri dalam Rakernas Basarnas di Jakarta, Kamis (16/2).
Baca juga: Hentikan Riset Alat Deteksi Tsunami, BRIN: tidak Efektif
Saat ini, lanjut dia, banyak peralatan evakuasi korban bencana yang canggih. Namun, tidak semua cocok atau aman digunakan, khususnya di Tanah Air.
"Memang banyak yang canggih, tapi kita juga pilih-pilih mana yang terbaik, mana yang user friendly," kata Henri.
Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau 2023 Lebih Kering
Terkait anggaran, dirinya mengakui Basarnas menerima dana yang terbatas untuk pengadaan barang. Namun, hal itu tidak menjadi masalah, karena pihaknya bisa mengakali masalah tersebut dengan pembelian secara bertahap.
"Kalau masalah anggaran, kita memang diberikan dan itu sudah dimanfaatkan seefektif mungkin. Kalau kita butuh 40 unit, tapi tidak bisa dapat 40, ya beli bertahap. Nanti berlanjut di tahun berikutnya," pungkasnya.
"Kita rencanakan dengan baik. Jadi yang kita butuhkan bisa tercapai, dengan kondisi keuangan yang diberikan negara," sambung Henri.(OL-11)
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Meski pencarian dilakukan secara intensif oleh tujuh SRU, hingga akhir operasi hari ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, sehingga hasil pencarian masih nihil.
TNI AL mengerahkan lima KRI dengan tim medis, logistik, penyelamat, dan lima helikopter untuk mendukung operasi pencarian.
TIM SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Belumai, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali oleh Tim SAR Gabungan diperpanjang, menyusul masih banyak korban yang belum ditemukan.
Operasi evakuasi dimulai pada Jumat pagi pukul 06.30 WIB. Tim SAR Gabungan menerjunkan total 3 SRU (Search and Rescue Unit) yang bergerak naik melalui jalur Candi Cetho.
Basarnas Bali gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 selama 17 hari. 140 personel disiagakan di pelabuhan, bandara, dan objek wisata untuk antisipasi darurat.
Selanjutnya pada pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia
Tiga orang meninggal dunia setelah tertimbun longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved