Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN menyampaikan empat tindakan korektif pada Menteri Kesehatan dan dua tindakan korektif pada Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melaksanakan kewajiban. Kepala BPOM juga diminta intensif melakukan kontrol terhadap pengawasan peredaran obat. Hal itu menandakan tindak korektif belum sepenuhnya ditegakkan.
"Karena kasus gagal ginjal baru yang terjadi karena obat sirop yang masih beredar, barangnya masih ada. Kita akan segera melakukan permintaan informasi, update, dan keterangan lagi sejauh mana sesungguhnya apa yang diminta Ombudsman sudah dilakukan. Saya rasa kontrolnya masih belum efektif," ucap Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng saat dihubungi pada Senin (6/2).
Baca juga: Kemenkes Kembali Temukan Kasus Gagal Ginjal pada Anak
Menurut Jaweng, pemberlakuan atau penetapan status soal Kejadian Luar Biasa (KLB) masih sangat penting dan selalu menjadi poin besar Ombudsman. Penetasan status dinilai masih sangat relevan baik terhadap upaya koreksi atas kejadian di masa lalu.
"Di mana tidak hanya korban yang sudah meningggal tapi bahkan yang selamat dari gagal ginjal ini tidak selamat dalam artian yang seutuhnya normal. Mereka masih mengidap dampak jangka panjangnya. Nah, negara harus hadir dalam merespons apa yang dialami oleh anak-anak yang hari ini alhamdulillah selamat tetapi ternyata mengidap dampak jangka panjang," ujarnya.
Menurutnya, antisipasi terhadap kejadian baru yang terulang harus tetap dilakukan oleh pemerintah, khususnya rezim kesehatan dalam upaya paling tidak kontrol yang sangat kuat produksi maupun distribusi obat. (OL-17)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved