Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu masalah yang terjadi pada ketiak adalah terdapat benjolan yang terdapat pada permukaan ketiak. Salah satu penyebab dari benjolan yang muncul dalam ketiak oleh pembengkakan getah kelenjar bening pada ketiak. Meskipun umumnya tidak berbahaya, dan akan kempis seiring waktu, beberapa genjolan yang terdapat pada ketiak dapat menjadi gejala dari terciptanya kanker. Maka, berikut adalah penyebab dari benjolan pada ketiak.
Baca juga: Ini Kerajaan Tertua Bercorak Hindu Budha di Indonesia, Simak Urutannya
PENYAKIT YANG DAPAT TIMBUL DARI BENJOLAN PADA KETIAK
Melansir dari laman Aido Health, benjolan pada ketiak terjadi karena pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Lebih lanjut, berikut adalah penyebab dari gejala benjolan yang terjadi pada ketiak.
1. Adanya infeksi virus dan bakteri
2. Pertumbuhan jaringan lemak atau lipoma
3, Pertumbuhan jaringan fibrosa tak ganas
4. Infeksi jamur
5. Kanker Payudara
6. Kanker limfatik atau limfoma
7. Kanker darah atau leukimia
8. Penyakit autoimun
Benjolan pada ketiak dapat disembuhkan dengan obat obatan yang diresepkan oleh dokter setelah konsultasi. Umumnya, apabila benjolan terjadi karena infeksi bakteri, diberikan penanganan melalui antibiotik. Namun, jika benjolan terjadi karena gejala kanker, maka dilakukan pengobatan kanker seperti kemoterapi atau operasi. (OL-6)
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Daftar 20 makanan tinggi antioksidan versi USDA, dari blueberry hingga kacang merah. Bantu lawan radikal bebas dan cegah penyakit kronis.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved