Kamis 29 Desember 2022, 17:00 WIB

Bibit Siklon 95W Kurangi Intensitas Cuaca Ekstrem Tahun Baru, BMKG : Patut Kita Syukuri

Atalya Puspa | Humaniora
Bibit Siklon 95W Kurangi Intensitas Cuaca Ekstrem Tahun Baru, BMKG : Patut Kita Syukuri

Antara
Ilustrasi

 

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperbaharui prediksinya terkait cuaca ekstrem di periode Tahun Baru 2023.

Sebelumnya, BMKG memprediksi cuaca ekstrem akan terjadi dari tanggal 30 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023. Namun, dengan analisis terbaru, BMKG memprediksi cuaca ekstrem hanya akan terjadi hingga 1 Januari 2023.

"Kenapa bisa tiba-tiba berubah? Karena adanya kehadiran bibit Siklon Tropis 95W yang saat ini berada di Filipina. Inilah yang menolong, yang seakan-akan menghisap potensi cuaca ekstrem dan peningkatan curah hujan itu menjadi terurai dan tidak ada lagi," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (29/12).

Ia menjelaskan, kehadiran siklon tropis itu berdampak pada kcepatan angin dan gelombang tinggi serta hujan dengan intensitas tinggi. Kehadiran siklon itu, mengakibatkan potensi peningkatan curah hujan di sebagian wilayah terhisap dan terurai dan terbawa oleh bibit siklon tropis itu.

"Ini mungkin patut kita syukuri karena menghindari dari kondisi ekstrem yang panjang. Jadi kondisi ekstrem itu hanya terjadi sekitar satu sampai dua hari saja," ucap Dwikorita.

Adapun, Dwikorita membeberkan, pada 30 Desember 2022 sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan lebat hingga ekstrem. Untuk wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat ialah Banten bagian barat, DKI Jakarta bagian selatan, Jawa Barat bagian selatan, DIY, Jawa Tengah bagian selatan dan Jawa Timur bagian selatan.

Selain itu, potensi hujan sangat lebat berpotensi mengguyur Banten bagian utara dan selatan, DKI Jakarta bagian utara dan sebagian Jawa Timur bagian utara.

Berikutnya, potensi hujan sektrem terjadi di Jawa Barat bagian utara dan Jawa Tengah Bagian Utara.

"Di laut jawa itu di situ akan masih terjadi hujan lebat dan angin kencang dan gelombang tinggi. Bahkan banjir rob masih akan berpotensi teradi di laut jawa hingga Jawa Tengah bagian utara," beber dia.

Selanjutnya, pada 31 Desember 2022, potensi hujan lebat meliputi daerah Banten, Jawa Barat bagian tengah, Jawa Tengah bagia tengah, DIY dan Jawa Timur bagian tengah dan selatan.

Sementara wilayah yang berpotensi diguyur hujan sangat lebat ialah DKI Jakarta bagian utara, Jawa Barat bagian utara, Banten bagian selatan dan barat dan Jawa Tengah bagian utara.

"Potensi hujan lebat hingga sangat lebat di 31 Desember 2022 masih akan ada. Tapi potensi ekstremnya berkurang," ucap dia. (H-2)

Baca Juga

AFP

Vaksinasi Covid-19 Bayi 6 bulan Diberikan Triwulan Kedua, Gunakan Pfizer

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 23:45 WIB
VAKSINASI covid-19 untuk kelompok usia 6 bulan ke atas diperkirakan akan dimulai pada triwulan kedua 2023 karena mempertimbangkan kesiapan...
Antara

Pemerintah Galakkan lagi Program Posyandu Aktif di April 2023

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:45 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) akan menggerakkan kembali masyarakat agar mengecek kondisi bayi di posyandu melalui Program Posyandu Aktif...
MI/Susanto

Gerak Nuklir Sebagai Sumber Energi Terbarukan di Indonesia Terhambat karena Ini

👤Muhammad Anugrah Ramadhan 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:30 WIB
PEMANFAATAN nuklir di Indonesia diyakini menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang potensial untuk bisa dimanfaatkan demi mencapai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya