Rabu 30 November 2022, 13:00 WIB

Ini Penyebab dan Ciri Luka Operasi yang Mengalami Infeksi

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ini Penyebab dan Ciri Luka Operasi yang Mengalami Infeksi

Freepik
Ilustrasi

 

KETUA Pusat Resistensi Antimikroba Indonesia (PRAINDO) Harry Parathon menjelaskan penyebab luka operasi yang menyebabkan infeksi pada seseorang bisa terjadi karena kuman atau bakteri yang tumbuh di area tersebut.

"Penyebab infeksi luka operasi itu bisa multifaktor. Banyak. Bisa karena ada kuman atau ada bakteri. Bakterinya bisa karena kelebihan antibiotik, bakterinya mengalami mutasi dan menyebabkan kesakitan pada manusia. Atau dia mendapat bakteri resisten dari pasien lain," kata Harry saat diskusi daring, Selasa (29/11).

Tidak hanya itu, Harry juga menjelaskan ada pula hal-hal yang dapat membuat infeksi mudah terjadi pada seseorang. Misalnya memiliki gula darah tinggi atau pun menjalani operasi yang rumit dan menggunakan banyak alat-alat medis.

Baca juga: Penyebab Kematian Tertinggi Kedua di Dunia, Infeksi Bakteri

Kondisi-kondisi tertentu juga bisa menyebabkan seseorang mudah terkena infeksi. Misalnya seseorang dengan usia lanjut, ibu hamil, seseorang dengan penyakit komorbid, serta anak-anak.

"Ada risiko juga yang membuat infeksi itu mudah terjadi. Kalau kadar gulanya tinggi, teknik operasinya susah, lama, berdarah-darah. Justru makin banyak dijahit, benda asingnya makin banyak, timbul risiko mudah infeksi," katanya.

"Risikonya bisa dikendalikan. Karena usianya misalnya. Usia lanjut mudah terkena infeksi dibandingkan dengan usia muda. Ibu hamil, itu mudah. Anak-anak dan punya komorbid juga demikian. Operasi emergency juga mudah sekali timbul luka infeksi dibandingkan dengan yang direncanakan," sambungnya.

Ciri-ciri luka operasi yang megalami infeksi

Lebih lanjut, Harry menjelaskan jika luka operasi tidak mengalami infeksi, luka tersebut pun akan sembuh dalam 10 hari. Akan tetapi jika mengalami infeksi, maka pada hari ke-3 setelah operasi, luka tersebut pun akan terasa nyeri.

"Luka operasi itu kalau tidak mengalami infeksi, akan sembuh dalam waktu 10 hari. Berapapun panjangnya luka operasi, dia akan sembuh sendiri. Ciri-ciri luka yang mengalami infeksi, biasanya pada hari ke-3 mulai terjadi nyeri di sekitar luka. Kemudian mulai bengkak," paparnya.

"Dilanjutkan juga dengan muncul kemerahan. Nanti hari ke-4 dan ke-5 jahitannya mulai kebuka sedikit-sedikit. Kemudian keluarlah nanah dari luka itu. Nah kalau sudah keluar nanah pasti sudah infeksi. Pasti penyebab infeksi pada luka adalah bakteri. Hanya jenis bakterinya yang harus diperiksa," imbuhnya.

Bakteri tersebut perlu diperiksa untuk mengetahui antibiotik apa yang cocok untuk mengobati infeksi tersebut. Sebab, Harry mengatakan, saat ini, belum ada satu antibiotik yang bisa menyembuhkan segala jenis bakteri.

"Karena masing-masing bakteri punya tingkat resistensi sendiri-sendiri. Punya kecocokan antibiotik sendiri-sendiri. Tidak semua
antibiotik cocok. Belum ada satu antibiotik yang bisa menyembuhkan semua bakteri," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Baznas

BAZNAS Resmikan UPZ STF UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:46 WIB
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengutarakan rasa syukurnya lantaran kembali bertambahnya UPZ BAZNAS setelah terbentuknya UPZ Social Trust Fund...
ANTARA FOTO/Basri Marzuki

KLHK Siapkan Anggaran Rp1,6 M untuk Kegiatan Berbasis Masyarakat

👤Atalya Puspa 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:18 WIB
Sebanyak Rp1,6 miliar dialokasikan kepada setiap unit eselon 1 untuk kegiatan berbasis masyarakat di lapangan. Seperti misalnya patroli,...
MI/Retno Hemawati

DPR Nilai Implementasi Program BRIN Lemah

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 06 Februari 2023, 22:17 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Mulyanto menilai implementasi program Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sangat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya