Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIABETES merupakan salah satu penyakit yang sering kali menjadi pemicu komplikasi. Tepat pada 14 November, atau hari diabetes sedunia seharusnya menjadi pengingat bagi semua orang untuk senantiasa memiliki gaya hidup sehat.
Data dari International Diabetes Federation (IDF) tahun 2021 menunjukkan saat ini terdapat sekitar 537 juta orang berusia 20-79 tahun yang menderita diabetes. Bahkan, IDF pun memperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia dapat mencapai 28,57 juta pada 2045. Salah satu pemicu peningkatan risiko diabetes adalah gaya hidup yang kurang tepat seperti pemilihan asupan makanan dan pola olahraga yang tidak seimbang.
Terdapat berbagai alternatif bahan makanan yang dapat mendukung dalam menjalani pola hidup sehat dan seimbang. Salah satunya adalah shirataki dan konyaku grain.
Keduanya dinilai memiliki kadar gula dan kalori yang rendah serta dapat menurunkan kolesterol, namun kaya akan serat pangan dan bernutrisi.
"Shirataki dan konyaku alternatif untuk dinikmati yaitu konyaku grain atau nasi shirataki, pilihan yang lebih baik dan sehat berbahan dasar umbi konjac atau umbi porang. Nasi shirataki juga dapat menjadi teman makan yang nikmat dengan berbagai lauk pilihan,” kata Company Representative PT Ambico Charlie Santoso melalui keterangannya, Senin (14/11).
Baca juga : RimbaLife Luncurkan Produk untuk Membentuk Tubuh Ideal
Nasi shirataki memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan terutama bagi orang yang sedang menjalani program diet maupun mengurangi konsumsi nasi putih yang berlebihan. Produk ini telah diuji dan bersertifikasi BPOM, ISO, Halal, dan vegan.
Komposisi dari nasi Shirataki terdiri dari tepung tapioka, tepung konyaku dan kalsium. Nasi shirataki ini juga dapat diolah menjadi berbagai pilihan menu seperti nasi goreng ataupun risotto.
Content Creator & Certified Health Coach, Dion Haryadi menjelaskan, mendisiplinkan diri dengan pola hidup sehat saat ini penting untuk diterapkan terutama di tengah ancaman virus. Memilih makanan bernutrisi dan kaya akan sumber energi dapat menjadi kunci untuk menjaga sistem imun tubuh.
"Kehadiran tren produk shirataki beberapa tahun terakhir juga menjadi solusi bagi orang yang menerapkan pola makan rendah kalori. Bahan dasar umbi-umbian diyakini mampu mengurangi resiko penyakit komplikasi salah satunya diabetes,” ujar Dion. (RO/OL-7)
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Makanan sehat dan sederhana seperti pisang, oatmeal, ikan, dan sayuran hijau terbukti membantu meredakan stres secara alami dan menenangkan pikiran.
Terdapat lima makanan sehat yang dapat melawan stres.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved