Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dinilai mampu menanamkan rasa percaya diri yang tinggi pada generasi muda Indonesia. Jokowi mendorong bahwa anak Indonesia juga mampu bersaing dengan bangsa lain.
Langkah Jokowi mendorong peningkatan rasa percaya diri para generasi muda mendapat banyak sanjungan. Salah satunya disampaikan oleh akademisi sekaligus Guru Besar UIN Khas Jember, Prof Khusna Amal.
Pada dialog bertajuk “Optimalisasi Peran Anak Muda dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa” Khusna mengatakan bahwa peningkatan percaya diri sangat penting ditanamkan pada generasi muda Indonesia. Sehingga apa yang dilakukan Jokowi menurutnya sudah sangat tepat.
“Kita butuh generasi yang percaya diri bahwa kita sanggup bersaing dan berkompetisi dengan negara lain. Saya pikir Pak Jokowi selalu berbicara bahwa generasi kita haru terus percaya diri jika mereka mampu melakukannya,” ujar Khusna.
Khusna menilai Jokowi juga terus mendorong program-program yang membuat kepercayaan diri generasi muda semakin meningkat. Di antaranya melalui pelatihan dan wadah yang diberikan pemerintah.
“Program seperti Kampus Merdeka adalah satu contoh bagaimana pemerintah ingin menghasilkan generasi unggul dan percaya diri. Beliau (Jokowi) juga banyak memberikan kesempatan kepada anak muda untuk mengisi posisi-posisi strategis di pemerintahan,” terang Khusna.
Khusna yakin masa depan bangsa Indonesia akan menghsilkan generasi-generasi muda yang optimis dan percaya diri. Ia juga yakin Indonesia akan menjadi negara yang makmur.
“Insyaallah ketika lahir generasi muda yang optimis dan percaya diri terhadap kompetensinya, Indonesia akan menjadi negara yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (OL-8)
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Akmal juga mengingatkan pentingnya membangun orientasi generasi muda agar tidak semata terfokus pada teknologi digital, tetapi tetap menyadari jati diri Indonesia sebagai negara agraris.
Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia menuntut keterlibatan nyata lintas generasi, khususnya generasi muda.
Di tengah padatnya dunia digital, tantangan terbesar adalah menjaga agar suara tidak mengalahkan pemahaman, dan teknologi tidak mengikis empati.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan proyek-proyek digital yang berfokus pada pembangunan teknologi yang mendukung digitalisasi pengelolaan dan pelayanan
Kemendikbud-Ristek menegaskan bahwa program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk semester genap tahun akademik 2024/2025 tetap berjalan.
Terdapat tiga materi penting yang dibawakan oleh para narasumber dalam workshop ini. Selain juga dilakukan praktik secara langsung mengenai teknik mixing yang efektif.
Universitas harus memastikan bahwa pembelajaran daring memenuhi standar ketat untuk kredit akademik.
Kolaborasi ini memberikan mahasiswa Universitas Bali Dwipa peluang untuk mendapatkan pengalaman langsung di Sekolah Cendekia Harapan di Bali.
emendikbud Ristek adalah terkait dengan kesenjangan atau ketidaksetaan, akses dan kualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved