Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEPATAN dengan Hari Sumpah Pemuda, Universitas Pancasila memasuki usia ke-56 tahun.
Pada usia ini, Universitas Pancasila (UP) semakin berkomitmen dan terus meningkatkan upayanya dalam memberikan pendidikan yang berkualitas, yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya prestasi UP baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, S.H., M.Si., FCBArb., Rektor UP mengatakan “UP sangat menyadari kompleksitas dari tantangan pendidikan di era Society 5.0.
Persaingan global, menyusutnya lapangan pekerjaan, tuntunan memiliki kompetensi yang tersertifikasi hanyalah sebagian dari tantangan yang ada.
Oleh karena itu, Rektor mengimbau agar seluruh sivitas akademika UP terus bahu membahu untuk membawa dan juga mempertahankan UP menjadi universitas yang unggul.
Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP., sebagai ketua LLDikti mengatakan,“UP menjadi salah satu universitas unggul yang diproyeksikan LLDikti Wilayah 3 untuk menjadi World Class University."
Hal ini disebabkan karena UP memiliki komitmen dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas, bahkan UP menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang menghasilkan delapan guru besar sepanjang tahun 2022.
Baca juga: Wapres Tinjau Progres Universitas Nahdlatul Ulama di Yogyakarta
Prestasi di atas tentunya sangat membanggakan bagi UP, ditekankan pula oleh Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. (H.C.) Agum Gumelar, S.H., M.Sc. sebagai Ketua Pengawas Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP).
Dalam sambutannya, Agum mengatakan,“Terdapat tiga syarat dalam pembangunan, yaitu: Jiwa nasionalisme, karena tanpanya kita tidak akan tumbuh jadi bangsa yang besar."
"Kedua adalah sumber daya manusia yang memiliki daya saing, dan ketiga pembangunan hanya akan berhasil bila dilakukan di tengah masyarakat yang disiplin,“ jelasnya.
Oleh karena itu, Agum berharap UP memiliki tekad yang besar dalam membangun jiwa nasionalisme, kemampuan bersaing dan sikap disiplin untuk memasuki era globalisasi.
Tema Hari Ulang Tahun Universitas Pancasila ke-56 adalah "Merayakan Pancasila, Merayakan Kita".
Menurut Dr. Apt. Novi Yanti, M.Si selaku Wakil Rektor II dan juga ketua panitia rangkaian HUT, tema ini dipilih untuk mengingatkan segenap sivitas akademika UP bahwa di dalam diri kita sudah tertanam nilai-nilai Pancasila yang perlu ditampilkan dalam perilaku.
"Dalam rangkaian HUT ini pula terdapat 19 lomba yang lima di antaranya memiliki cakupan nasional, agar terus terjalin silahturahmi dengan berbagai pihak dan tentunya menjaga persatuan,” tuturnya. (RO/OL-09)
Dalam sesi Hybrid Experience, selain test drive Innova Zenix HEV, IC juga digelar kompetisi efisiensi bahan bakar.
Sejumlah insiden kekerasan terhadap warga sipil menjadi pengingat bahwa legitimasi TNI lahir dari kepercayaan rakyat.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan sosial
PUNCAK Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Rumah Sakit Umum Cakra Husada (RSUCH) Klaten, Jawa Tengah, berlangsung meriah, Minggu (23/2).
Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, RSUD Wangaya juga diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik
PT Paramount Enterprise International (Paramount Enterprise) siap merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan penuh semangat, optimisme, dan komitmen untuk terus berinovasi
Ada dua skema untuk program magang luar negeri yakni skema awal akan dibiayai pemerintah, dan skema selanjutnya bakal dikerjasamakan dengan perusahaan yang ingin merekrut peserta magang.
BERBAGAI umbi lokal Indonesia seperti gembili, uwi, talas, ubi jalar, kentang, dan sukun dapat menjadi pangan pengganti nasi yang kaya serat, vitamin, dan mineral.
Selama 59 tahun, Universitas Pancasila menjadi rumah bagi lahirnya generasi penerus bangsa.
FAKULTAS Farmasi Universitas Pancasila (FFUP) bersama PT Natura Nuswantara Nirmala menorehkan prestasi pada ajang internasional Indonesia Inventors Day 2025.
Penanganan perkara koneksitas di dalam Pasal 42 UU No 30 Tahun 2002 tidaklah cukup meski telah dilakukan perubahan rumusan norma MK.
Korban merupakan dua karyawan Universitas Pancasila, berinisal RZ dan DF. Kasusnya telah bergulir 19 bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved