Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA orangtua diingatkan agar sebisa mungkin melakukan sendiri atau terlibat langsung dalam menstimulasi anak kecuali bila ada keterbatasan-keterbatasan. Keterlibatan orangtua secara langsung penting dalam proses tumbuh kembang anak yang optimal agar dia menjadi pribadi hebat di masa depan.
Psikolog dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Ratih Ibrahim, M.M., menyampaikan itu dalam suatu webinar kesehatan, Rabu (26/10). Dalam hal ini kesehatan mental orangtua, khususnya ibu, perlu benar-benar menjadi perhatian. Kondisi kesehatan mental ibu, sambung Ratih, dapat berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak.
"Orangtua harus memperhatikan bagaimana kondisi kesehatan. Sehat bukan berarti tidak sakit, tetapi semua vitalitas staminanya optimal," kata Ratih.
Dalam memberikan stimulasi, orangtua memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar mengoptimalkan yang mereka punya. Mereka diberi kesempatan berinteraksi dan bereksplorasi dengan dunia luar.
"Itu akan membuka semua jendela dia untuk bisa berkembang daya kognisinya dengan optimal. Di sini, orangtua berperan sebagai mediator, fasilitator yang mengantar dan menemani anak-anak kita," kata Ratih.
Sebelum stimulasi, anak perlu dipastikan sehat, salah satunya dengan mendapatkan asupan nutrisi sesuai kebutuhan anak. Ratih mencatat terkadang orangtua lengah pada potensi malanutrisi yang bersifat sangat mikro. "Anaknya kelihatan baik-baik saja, tetapi ternyata ada kekurangan maupun kelebihan asupan nutrisinya yang membuat perkembangan kognitifnya tidak optimal," kata Ratih.
Ratih menyebutkan delapan parameter dalam perkembangan kognitif meliputi perhatian, fokus, daya ingat, kemampuan berbahasa, psikomotor, logika, penalaran, dan pengambilan keputusan. Pada psikomotor misalnya, yakni melalui gerak anak, orangtua bisa melihat perkembangan kognitif mereka. Ini melibatkan gerakan otot besar seperti berjalan, berjinjit, berlari.
Gerakan motorik halus melibatkan jari-jari tangan agar dia memegang alat tulis, mengambil makanan, dan memasukkan ke dalam mulut. "Anak-anak juga bisa kita lihat cara dia berlogika, berpikir, melakukan penilaian yang tepat. Sejak usia dini itu bisa kita lihat observasi dan latihkan pada anak-anak. Kita bisa ajak anak mulai mengambil keputusan atas dasar kemampuan dia sendiri misalnya mau makan nasi atau bubur," kata Ratih.
Untuk kemampuan lain seperti perhatian yakni cara anak mengarahkan perhatian pada hal tertentu, dapat menyelesaikan tugas, mengingat informasi, dan mengekspresikan pikirannya dengan perasaan secara lisan dan perlahan dengan tertulis. (Ant/OL-14)
Psikolog ingatkan bahaya algoritma media sosial yang picu ketergantungan dan perilaku konsumtif pada remaja. Simak cara mengatasinya di sini.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
UI menegaskan dominasinya di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.
Pengarusutamaan gender memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki akses partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam proses pembangunan.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
PENERBITAN SKB 7 Menteri terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi pada dunia pendidikan.
IDUL Fitri baru saja kita rayakan. Selama sebulan, kita berlatih menahan diri dan mempertajam empati.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved