Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar pameran yang berjudul Festival Forest Investment Program 2022 di Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 26 -27 Oktober 2022 oleh Project Management Unit – Forest Investment Project II (FIP II) di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, KLHK Republik Indonesia di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Forest Investment Program dalam mempromosikan segala hasil kinerja yang telah dilakukan oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) maupun Kelompok Tani Hutan (KTH) di seluruh Indonesia yang telah menerima dukungan dari proyek Forest Investment Program (FIP).
"Festival FIP 2022 ini untuk mendukung pengembangan usaha kehutanan berbasis masyarakat dalam mendukung pengelolaan hutan secara lestari dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Agus Justianto dalam sambutannya pembukaan acara.
Kegiatan Festival FIP 2022 merupakan bagian dari proyek FIP II, bagian dari Forest Investment Program (FIP) Indonesia yang bertujuan mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi deforestasi dan degradasi hutan, serta berkontribusi dalam penurunan emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim global.
Baca juga: Melalui Perdagangan Karbon, Perhutani Wujudkan Net Zero Emission 2060
Agus menambahkan jika Proyek FIP II didanai dari dana hibah Bank Dunia (World Bank) dan DANIDA, proyek ini mengambil tema Promoting Sustainable Forest Resources and Strengthening Capacity, dan telah melaksanakan kegiatannya sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2021 dan termasuk masa perpanjangan di tahun 2022 ini.
Pada Kegiatan Festival Forest Investment Program 2022 ini, hadir langsung sebanyak 13 KPH dari 8 Provinsi dan 1 Non Government Organisation (NGO) penerima Dedicated Grant Mechanism. Kegiatan Festival Forest Investment Program 2022 disajikan secara interaktif guna meningkatkan kesadaran masyarakat luas akan betapa bernilainya hutan Indonesia.(OL-5)
DALAM satu dekade 2014-2024 luas hutan alam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkurang (deforestasi) hingga 29 ribu hektare lebih.
DESEMBER 2025 seharusnya menjadi bulan penuh refleksi dan harapan.
Pembangunan ekstraktif banyak menimbulkan dampak sosial-ekologis, misalnya, ruang hidup masyarakat adat dan lokal terampas.
Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri menegaskan 80% penyebab banjir berasal dari kerusakan lingkungan, bukan cuaca ekstrem.
"Kami melihat akar masalah sesungguhnya adalah perusakan ekosistem hulu sampai hilir dari daerah aliran sungai dan kelalaian tata ruang yang terjadi secara sistematik,”
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved