Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Kelapa Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono menekankan kepada ratusan santri untuk menjadi orang yang beradab dan berilmu,
"Santri itu bukan hanya mengaji dan menghapal Al-Quran, tapi juga adab no satu," ujarnya saat menjadi narasumber seminar kebangsaan pada Sosialisasi Pancasila dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022, dengan tema : “Peran Strategis Santri Dalam Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa Bernegara”, tuturnya.
Karjono juga menyampaikan tentang Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
Selain itu, Karjono mengingatkan kepada para santri untuk tidak melupakan sejarah serta setiap perjuangan para ulama.
"Pada 1963, Bung Karno menyampaikan "Jas Merah" jangan melupakan sejarah, tetapi juga untuk temen-temen santri "Jas hijau" jangan melupakan ulama, karena ulama inilah yang menggerakan kemerdekaan ini. Kemerdekaan ini terjadi kadena dua tokoh, yaitu oleh Proklamator dan Ulama, termasuk ulamanya agama-agama yang lain," tuturnya.
Kepada raturan santri, Karjono juga mendorong untuk mengawal cita-citanya dengan perjuangan dan doa.
Baca juga : BNPT: HSN Momentum Menghargai Perjuangan Ulama dan Santri
"Cita-cita harus di kawal, dengan perjuangan dan doa, seperti Prof. K.H Yudian yang dulu alumni Tremas, kini menjadi K.H, itu yang harus adek-adek tiru, semangat berjuang untuk menuntut ilmu, karna adek-adek adalah tulang punggung estafet kepemimpinana bangsa, pondok Tremas luar biasa", ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Kol. CAJ (Purn.) Nur Chamdani juga mendorong para santri agar bangga menjadi santri dan mampu mengambil peran dalam kemajuan banga.
Senada dengan itu, Direktur Pendidikan Dhiniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono menyampaikan, santri dibentuk oleh pesantren menjadi unggul di berbagai bidang yg memahami, menguasai serta mengamalkan nilai ajaran agama dan atau menjadi ahli- ahli agama yang beriman, bertaqwa mulia, berilmu, mandiri serta seimbang.
"Santri juga memiliki pemahaman agama dan keberagaman yang moderat dan cinta tanah air serta mendorong terciptanya kerukunan hidup beragama" ujarnya melalui daring.
Hadir juga, Sekretaris Utama BPIP Adhianti, Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama Elfrida Herawati Siregar dan ketua Majelis Ma'arif Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan Lukman Harist Dimyathi. (RO/OL-7)
Selain membentuk dirjen pesantren Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan program unggulan seperti beasiswa santri berprestasi dan cek kesehatan gratis dirasakan manfaatnya oleh santri
Pemko Payakumbuh bersama Kemenag Kota Payakumbuh memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 dengan khidmat di halaman kantor wali kota, Rabu (22/10).
Bantuan dan beasiswa diberikan kepada para santri yatim dan duafa di sejumlah daerah di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
Upacara peringatan HSN 2025 diisi dengan pembacaan ikrar santri, pertunjukan pencak silat, penampilan Gerak dan Tari MTsN 3 Tuban, dan Drumband MTsN 1 Tuban.
“DULU waktu kita bangun tidur, cemong semua, hitam-hitam di hidung, di muka,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Benda Kerep, KH Miftah Faqih, saat ditemui Media Indonesia, Rabu (22/10).
SEKRETARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut tragedi di Gaza, Palestina saat ini tidak akan terjadi kalau Presiden ke-1 RI Soekarno (Bung Karno) masih hidup.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved