Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait dengan Atypical Progressive Acute Kidney Injury atau kasus gangguan ginjal akut misterius ini yang menyerang anak-anak berusia 0-18 tahun di Indonesia.
"Nanti akan melihat bersama-sama kasus gangguan ginjal akut di Indonesia. Kami sudah melaporkan ke WHO terkait dengan hal ini," kata Plt Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian kesehatan dr Yanti Herman dalam konferensi pers secara daring, Jumat (14/11).
Baca juga: Kemenkes Masih Teliti Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak
Menurutnya dari hasil metagenomik (terkait DNA) masih butuh waktu dan proses yang hasilnya akan dikeluarkan. "Jadi ini memang masih dalam proses hasilnya juga belum keluar terkait pemeriksaan metagenomiknya," ujar dr Yanti.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan kasus gangguan ginjal akut menjadi 152 kasus. Sejak September 2022 IDAI telah berkoordinasi dengan IDAI Cabang dan mendapatkan laporan adanya peningkatan kasus pada anak terkait gangguan ginjal akut yang progresif pelaporan dalam kasus dalam satu pekan terakhir dari 16 cabang yang melaporkan.
"Sampai 14 Oktober data terakhir ada 152 kasus. Hanya saja memang trennya puncaknya di September ada 76 laporan dan pada bulan ini lebih menurun mudah-mudahan kita harapkan trennya tidak meningkat lagi," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K).
Dr Piprim mengatakan usia pasien anak yang paling banyak 1-5 tahun, untuk usia pasien gangguan ginjal akut ini menyerang anak usia 0-18 tahun.
"Tapi trennya berada di September kemarin dan kita sama-sama berharap semoga tidak ada lonjakan kasus lagi ya," ucapnya.
Dr Piprim mengatakan biasanya gangguan ginjal akut pada balita karena kelainan bawaan mungkin ginjalnya berukuran kecil atau tidak berbentuk bagus. Tetapi kasus kali ini semua pasien dalam keadaan sehat dan tidak ada kelainan bawaan. (OL-6)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
WHO akan bekerja sama dengan otoritas Indonesia dan mitra internasional untuk memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan akses ke layanan berkualitas, termasuk imunisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved