Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebelumnya melaporkan terdapat ratusan anak di Indonesia mengalami gagal ginjal misterius.
Melihat peristiwa ini, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menyampaikan keprihatinannya.
“Setelah dugaan mengkonsumsi obat, menjadi warning untuk semua orang tua segera tahu dalam memilih obat anak," ucap Jasra, Kamis (13/10).
"Mari cegah, sampai jelas kajian Kemenkes, BPOM tentang produk obat tersebut. Ini tidak main main, Kemenkes harus tegas, bila benar obat ini bisa lepas dari pengawasan perizinan dan pengedaran,” ucap Jasra, Kamis (13/10).
KPAI meminta semua industri obat obatan menghentikan produksinya bila itu obat berasal dari Indonesia atau izinnya melalui perusahaan obat tertentu. Kemenkes diharapkan segera mengusut tuntas.
“Jangan sampai masih tersebar luas, masih bisa di beli, menjadi promosi obat, donasi obat, dan sebagainya. Harus segera ada ketegasan dan kejelasan, untuk setop dan cegah peredarannya," jelasnya.
"Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) penting mengawasi dan mengendalikan peredaran obat yang diduga berdampak fatal pada kesembuhan anak. Tentu sangat mengerikan jika ternyata ada anak mengalami ini,” kata Jasra.
Baca juga: Ini Penjelasan IDAI Soal Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak
Jasra juga menyampaikan KPAI menuntut pertanggung jawaban peredaran dan perijinan obat tersebut jika terbukti membahayakan anak dan sudah beredar sejak Januari ditemukan pertama kasusnya.
“Kemenkes, BPOM dan industri obat obatan Indonesia agar lebih berhati hati dan selektif, agar tidak terulang peristiwa mengenaskan tersebut. Dalam penderitaan anak, ada yang menjual obat yang dampaknya tidak bisa di pertanggungjawabkan,” ujarnya.
Relasi dokter dan perusahaan farmasi, kata Jasra perlu kembali mengevaluasi, agar tidak meloloskan produk yang berbahaya.
Undang Undang Perlindungan Anak, lanjut dia, telah memandatkan kewajiban penyelenggaraan kesehatan sampai derajat yang optimal untuk anak.
"Jangan hanya dilihat dari sisi bisa menyembuhkan tapi derajat optimal dalam menghindari efek samping mengkonsumsinya tidak diperhatikan," katanya.
“Mari lihat kembali, ada masalah apa dengan perizinan dan peredarannya agar tidak menjadi pengulangan," katanya.
Pihak KPAI akan segera berkoordinasi dengan Menkes, Kepala BPOM, dan menyurati institusi tersebut.
Selain itu, KPAI akan menanyakan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bila ada dokter yang terbukti meresepkan obat yang diduga berbahaya ini apakah dapat dituntut pidana? Termasuk yang meloloskan peredaran dan perizinannya?
"Karena jelas penjelasan Menkes kandungannya sangat membahayakan jika dikonsumsi anak,” kata Jasra.
KPAI membuka layanan pengaduan baik melalui telepon, ataupun datang langsung untuk orangtua yang anaknya mengalami ini setelah minum obat yang disinyalir merupakan obat batuk dari India, di nomor telepon 021 31901446; layanan pengaduan 021 31901556.
Bila orangtua atau masyarakat ingin mengirimkan foto, dokumen, rekaman video atau suara untuk memperkuat, bisa melalui nomor WhatsApp Pengaduan di 08111772273.
Ada juga email di [email protected]. Bila mau langsung mengadukan dengan mengisi secara online juga bisa di link https://www.kpai.go.id/formulir-pengaduan. (Dis/OL-09)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved