Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebelumnya melaporkan terdapat ratusan anak di Indonesia mengalami gagal ginjal misterius.
Melihat peristiwa ini, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra menyampaikan keprihatinannya.
“Setelah dugaan mengkonsumsi obat, menjadi warning untuk semua orang tua segera tahu dalam memilih obat anak," ucap Jasra, Kamis (13/10).
"Mari cegah, sampai jelas kajian Kemenkes, BPOM tentang produk obat tersebut. Ini tidak main main, Kemenkes harus tegas, bila benar obat ini bisa lepas dari pengawasan perizinan dan pengedaran,” ucap Jasra, Kamis (13/10).
KPAI meminta semua industri obat obatan menghentikan produksinya bila itu obat berasal dari Indonesia atau izinnya melalui perusahaan obat tertentu. Kemenkes diharapkan segera mengusut tuntas.
“Jangan sampai masih tersebar luas, masih bisa di beli, menjadi promosi obat, donasi obat, dan sebagainya. Harus segera ada ketegasan dan kejelasan, untuk setop dan cegah peredarannya," jelasnya.
"Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) penting mengawasi dan mengendalikan peredaran obat yang diduga berdampak fatal pada kesembuhan anak. Tentu sangat mengerikan jika ternyata ada anak mengalami ini,” kata Jasra.
Baca juga: Ini Penjelasan IDAI Soal Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak
Jasra juga menyampaikan KPAI menuntut pertanggung jawaban peredaran dan perijinan obat tersebut jika terbukti membahayakan anak dan sudah beredar sejak Januari ditemukan pertama kasusnya.
“Kemenkes, BPOM dan industri obat obatan Indonesia agar lebih berhati hati dan selektif, agar tidak terulang peristiwa mengenaskan tersebut. Dalam penderitaan anak, ada yang menjual obat yang dampaknya tidak bisa di pertanggungjawabkan,” ujarnya.
Relasi dokter dan perusahaan farmasi, kata Jasra perlu kembali mengevaluasi, agar tidak meloloskan produk yang berbahaya.
Undang Undang Perlindungan Anak, lanjut dia, telah memandatkan kewajiban penyelenggaraan kesehatan sampai derajat yang optimal untuk anak.
"Jangan hanya dilihat dari sisi bisa menyembuhkan tapi derajat optimal dalam menghindari efek samping mengkonsumsinya tidak diperhatikan," katanya.
“Mari lihat kembali, ada masalah apa dengan perizinan dan peredarannya agar tidak menjadi pengulangan," katanya.
Pihak KPAI akan segera berkoordinasi dengan Menkes, Kepala BPOM, dan menyurati institusi tersebut.
Selain itu, KPAI akan menanyakan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bila ada dokter yang terbukti meresepkan obat yang diduga berbahaya ini apakah dapat dituntut pidana? Termasuk yang meloloskan peredaran dan perizinannya?
"Karena jelas penjelasan Menkes kandungannya sangat membahayakan jika dikonsumsi anak,” kata Jasra.
KPAI membuka layanan pengaduan baik melalui telepon, ataupun datang langsung untuk orangtua yang anaknya mengalami ini setelah minum obat yang disinyalir merupakan obat batuk dari India, di nomor telepon 021 31901446; layanan pengaduan 021 31901556.
Bila orangtua atau masyarakat ingin mengirimkan foto, dokumen, rekaman video atau suara untuk memperkuat, bisa melalui nomor WhatsApp Pengaduan di 08111772273.
Ada juga email di [email protected]. Bila mau langsung mengadukan dengan mengisi secara online juga bisa di link https://www.kpai.go.id/formulir-pengaduan. (Dis/OL-09)
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved