Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Deputi Administrasi Setjen DPR RI Sumariyadono mengapresiasi pertunjukan budaya yang ditampilkan 132 peserta Parlemen Remaja 2022. Dimana, para peserta Parja 2022, pada opening ceremony, tampil mengenakan pakaian adat yang mempresentasikan daerah masing-masing.
“Saya melihat sangat antusias atas apa yang mereka tampilkan. Saya sangat mengapresiasi apalagi ketika saya mengetahui bahwasanya persiapan mereka juga sangat minim,” ujar Sumariyandono kepada Parlementaria di Ruang Sidang Wisma DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10).
Secara bergantian, para peserta yang telah dikelompokkan menjadi tiga wilayah ini tampil menawan dengan kreativitas masing-masing dengan sangat kompak. Padahal, waktu bagi mereka untuk menyatuka ide dan gagasan demi suksesnya pertunjukan ini sangat minim sekali.
Baca juga: Komisi X DPR: Anggaran Pembangunan Fisik Tak Lagi Dikelola oleh Kemendikbud
“Mereka baru bersiap-siap beberapa jam yang lalu, tapi dengan kreativitas yang tinggi, semangat yang tinggi, mereka bisa membuat suatu bentuk budaya yang secara umum kalau kita lihat semua mengarah kepada kebhinekaan,” tutur Dono.
Senada dengan Sono, Kabag Humas dan Pengelolaan Museum Setjen DPR RI Minarni mengakui, para peserta Parja hanya memiliki waktu 30 menit untuk mempersiapkan pertunjukan budaya dengan pakaian yang dibawa dari daerah masing-masing.
Meskipun, sebelumnya mereka hanya terhubung dengan jejaring pesan aplikasi WhatsApp. “ Bayangkan, bertemu 30 menit, mereka bisa menampilkan performance seperti itu,” ujar Minarni.
Melalui pertunjukan ini, para peserta Parja secara tidak langsung diajarkan prinsip-prinsip dasar demokrasi.
Para peserta Parja diajarkan cara menyampaikan pendapat secara santun, menyikapi perbedaan pendapat secara santun serta cara mereka mengambil keputusan diantara perbedaan tersebut.
“Contohnya tadi, ada beberapa perwakilan provinsi yang tergabung dengan Indonesia Tengah. Mereka masing-masing ingin menonjolkan jati diri. Nah, sekarang bagaimana mereka menampilkan perbedaan dalam rangkaian pentas seni yang menarik. Tadi kita saksikan, betapa perbedaan itu dikemas dengan apik sehingga menjadi harmoni,” pungkasnya. (RO/OL-09)
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Raja Juli Antoni juga menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka bagi berbagai kalangan, baik muda maupun senior.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) pada Jumat (23/1) pagi waktu setempat.
usulan pembentukan koalisi permanen dalam Rapimnas I Partai Golkar perlu dicermati secara serius agar tidak mengancam fungsi demokrasi di parlemen
Transformasi digital di DPD RI bukan sekadar pengadaan teknologi baru, melainkan perubahan budaya kerja secara menyeluruh.
rancangan undang-undang (RUU) Pemilu berbasis kodifikasi harus dibangun secara paralel dengan pembenahan sistem kepartaian di Indonesia.
Psikolog ingatkan bahaya algoritma media sosial yang picu ketergantungan dan perilaku konsumtif pada remaja. Simak cara mengatasinya di sini.
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved