Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH merancang kurikulum pengelolaan krisis kesehatan pada bencana. Kurikulum baru itu guna menyiapkan tenaga cadangan kesehatan mengantisipasi bencana alam dan pandemi.
Keberadaan mereka diharapkan akan memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional. "Tenaga cadangan kesehatan kita siapkan untuk mengantisipasi pandemi dan bencana. Kurikulum nanti diajarkan pada semester tiga di Politeknik Kesehatan secara nasional," tegas Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan, drg Arianti Anaya di Poltekkes Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/9).
Baca juga: Cegah Kelaparan Tersembunyi dengan Panduan Isi Piringku
Arianti menjelaskan Poltekkes akan mendapatkan porsi tenaga cadangan kesehatan lebih banyak meliputi dosen dan mahasiswa.
Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan Oos Fatimah Rosyati menambahkan seluruh mahasiswa Poltekkes akan mendapatkan mata kuliah kurikulum baru 2 satuan kredit semester (SKS). Setelah menerima materi kuliah itu, mereka secara otomatis teregistrasi sebagai tenaga cadangan kesehatan.
Saat terjadi bencana alam maupun nonalam, lanjutnya, mahasiswa dan dosen sudah siap sekaligus memiliki kemampuan dalam membantu penanganan kebencanaan.
"Saat ini sudah jalan, semua tenaga kesehatan otomatis teregistrasi sebagai tenaga cadangan. Ini bagian dari transformasi sistem ketahanan
kesehatan nasional," katanya.(H-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Gelaran Parade Mi Nusantara berhasil meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) atas penyajian 130 kreasi menu mi Nusantara dalam satu rangkaian acara.
Malang Walking Race menawarkan wisata unik di Malang dengan konsep jalan kaki dan lari bebas rute sambil memecahkan petunjuk layaknya berburu harta karun.
Kawasan ini juga menjadi rest area penting bagi rombongan peziarah dari Bali yang rutin menuju Pura Giri Arjuna di atas Wonorejo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).ota Malang mulai melakukan pemetaan wilayah rawan banjir sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana
Partisipasi peserta mencapai angka 1.918 pelajar yang berasal dari 120 SD dan MI di Kota Apel dan sekitarnya.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) terus mempertegas komitmennya dalam mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved