Rabu 07 September 2022, 17:44 WIB

Transformasi Seleksi Masuk PTN Hanya Solusi Jangka Pendek

Faustinus Nua | Humaniora
Transformasi Seleksi Masuk PTN Hanya Solusi Jangka Pendek

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Para tersangka kasus suap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung

 

PENGAMAT pendidikan Ina Liem menyebut bahwa transformasi seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang baru saja diluncurkan Kemendikbud-Ristek merupakan solusi jangka pendek untuk menguasai berbagai persoalan yang ada selama ini.

Hal itu dinilainya bisa mengurangi potensi korupsi hingga memudahkan siswa dalam mengikuti tes masuk PTN. "Untuk solusi jangka pendek sudah cukup untuk mengurangi korupsi di seleksi masuk PTN. Kanal pelaporan 'whistleblowing' untuk masyarakat ini memang sangat diperlukan. PTN juga harus ada pengumuman transparan baik sebelum maupun sesudah tes," ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (7/9).

Ina juga mengapresiasi perubahan pada soal-soal SBMPTN. Menurutnya, dengan dihapusnya jurusan di sekolah menengah, maka tes masuk PTN tidak perlu dibagi dalam kelompok ujian.

"Soal-soal SBMPTN yang diganti tes skolastik juga lebih sejalan dan berkesinambungan dengan dihapusnya IPA dan IPS di SMA," imbuhnya.

Baca juga: Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

Dia menambahkan meski masih banyak yang perlu diperbaiki, akan tetapi langkah Kemendikbud-Ristek sudah sesuai jalur. Untuk jangka pendek, kebijakan tersebut sudah cukup ideal.

"Menurut saya masih terlalu banyak tes untuk siswa, tapi ini solusi jangka pendek yang cukup praktis dan cepat bisa dijalankan. Untuk jangka panjang cukup satu kali tes aja, kasihan anak-anak dites berulang-ulang," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Nadiem Makarim meluncurkan Merdeka Belajar episode ke-22: Transformasi Seleksi Masuk PTN. Kebijakan baru tersebut mengubah sistem seleksi lama dengan menekankan pada aspek holistik, inklusif dan transparan.(OL-4)

Baca Juga

MI/ Ramdani

IDI: Penentuan Status Endemi Jangan Terburu-buru

👤Ant 🕔Senin 26 September 2022, 22:29 WIB
Menurut Adib, terdapat sejumlah indikator yang harus menjadi dasar untuk dipenuhi menjadi...
DOK Youtube.

Para Ulama Sepakat Roh itu Makhluk atau Diciptakan Allah

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 22:04 WIB
Sejumlah orang berpendapat bahwa ruh atau roh dalam bahasa Indonesia bukanlah makhluk atau yang diciptakan. Pendapat tersebut dibantah...
Antara

17.097 Orang Divaksin Kedua Hari Ini

👤MGN 🕔Senin 26 September 2022, 21:58 WIB
Total 171.094.922 orang telah menerima vaksin lengkap per Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya