Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) memberikan bantuan awal pengelolaan air bersih bagi Desa Tliu, Amanuban Timur, Timor Tengan Selatan, NTT. Acara penyerahan bantuan dilakukan di Universitas Muhammadiyah, Kupang, Rabu (7/9).
Bantuan awal yang diberikan berupa uang sebesar Rp250 juta. Hadir dalam acara kali ini Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nasir, Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro, Sekretaris Uhamka Emaridial Ulza, serta Ketua LPPM Dr. Gufron Amrullah.
Dalam amanatnya, Haedar Nasir mengatakan pada 2015, Muhammadiyah mendatangkan ahli untuk mencari kemungkinan adanya sumber mata air di wilayah Desa Tliu. Namun, para ahli yang didatangkan menyimpulkan mustahil menemukan mata air di lokasi ini.
"Namun Muhammadiyah tidak berhenti dan terus meyakini untu berbuat. Alhamdulillah pada 2019 salah satu kelompok petani yang di bentuk oleh MPM PP Muhammadiyah menemukan sumber mata air dan sumber ini setelah diteliti mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Karena itu, mata air ini harus dijaga dengan cara menyiapkan sumber daya manusia yang baik," ujar Haedar Nasir.
Di sisi lain, Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro menyatakan dirinya dan tim serta MPM PP Muhammadiyah akan meninjau Desa Tliu untuk melihat secara langsung kondisi yang ada untuk mengetahui apa yang harus dikerjakan dan disiapkan. "Pada tahap awal, kami akan menerjunkan mahasiswa KKN ke Desa Tliu dan juga para ahli untuk pengembangan air bersih yang harus dijaga sebagai sumber kehidupan," jelasnya.
Selama ini, air memang sulit didapat oleh masyarakat Desa Tliu. Untuk mendapatkan air, warga desa harus menempuh 10 kilomter ke lokasi mata air.
"Sekarang dengan ditemukan sumber mata air ini masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk air bersih. Sekarang sumber mata air tidak jauh lagi," jelasnya.(OL-15)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pun mengimbau, dalam menghadapi tahun baru 2026, agar tidak ada pesta pora dan euforia.
DESEMBER 2025 seharusnya menjadi bulan penuh refleksi dan harapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved