Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DATA World Digital Competitiveness menunjukkan daya saing digital Indonesia menempati peringkat 56 dari 63 negara. Pemerintah pun berupaya untuk terus meningkatkan daya saing tersebut, salah satunnya lewat pelatihan vokasi.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan, beberapa faktor penyebab tertinggalnya daya saing digital itu adalah persoalan mismatch atau ketidakcocokan antara latar belakang pendidikan dengan pekerjaan.
Saat ini, banyak perusahaan yang kesulitan mencari pekerja yang sesuai dengan kapasitas pendidikannya
"Banyak perusahaan di Indonesia yang sulit mencari karyawan dengan kemampuan digital yang sesuai. Artinya apa? jenis pekerjaan baru lagi, tidak disuplai oleh tenaga kerja yang sesuai dengan jenis pekerjaan baru tersebut,” kata Ida di depan calom wisudawan Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Banten, Senin (22/8).
Ida pun mendorong seluruh lulusan Perguruan Tinggi (PT) baik negeri dan swasta mengikuti pelatihan vokasi guna mengejar kesenjangan antara latar pendidikan dengan pasar kerja.
Baca juga : Rachmat Gobel Ajak Pramuka Gorontalo Membangun Daerah
”Pendidikan dan pelatihan vokasi itu sebagai cara kita ya mengatasi mismatch tadi. Perguruan tinggi, kami, kalau Kemenaker kan urusannya pelatihan (vokasi), bukan pendidikan, pelatihan vokasi. Harus juga menyesuaikan dengan kebutuhan teknologi yang semakin tinggi,” ujarnya.
Ida menegaskan, wisuda bukan berarti selesai melakukan pembelajaran, pembelajaran itu bisa dilakukan sepanjang hayat, siapa pun, dimana pun memiliki kesempatan yang sama.
"Saya kira Universitas Terbuka yang memiliki inovasi tersebut, belajar tanpa melihat batas waktu, tidak melihat batas usia, saya kira mudah-mudahan ini juga terus dilakukan oleh wisudawan dan wisudawati belajar tanpa mengenal batas, batas umur, batas tempat. Karena demi kemajuan teknologi," ujarnya,
Rektor UT Ojat Darojat mengaku terus menyiapkan lulusannya agar mampu bersaing di tengah tingginya kemajuan teknologi digital saat ini. pemanfaatan teknologi bahkan telah diterapkan sejak awal perkuliahan.
”Saat ini kita sangat eksesif di dalam mengintegrasikan kemajuan yang telah dicapai dalam bidang teknologi ke dalam proses program UT, termasuk juga dalam ujian UT. Jadi kegiatan-kegiatan perkuliahan sudah sangat sarat dengan pemanfaatan teknologi,” ucapnya. (RO/OL-7)
Sistem pengawasan internet yang diterapkan suatu negara dapat memengaruhi bagaimana konten digital beredar serta seberapa besar ruang anonimitas yang tersedia bagi pengguna.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
KPK mengembangkan kasus dugaan pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3. Tiga saksi dimintai keterangan terkait sebaran uang dari perusahaan PJK3 dan keterlibatan oknum di Kemenaker.
Hanif diharap memenuhi panggilan. Keterangan eks Menteri itu dibutuhkan untuk mendalami aliran uang terkait kasus Hery.
Ia mengaku tidak terkejut dengan pernyataan Noel yang menyebut ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya.
udingan Noel terkait adanya aliran dana ke partai politik nasional yang disebut berinisial “K” tidak cukup disampaikan kepada publik.
Penyidik menduga tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap TKA itu memiliki pengaruh besar, sampai bisa menerima uang meski sudah pensiun.
Dewas merekomendasikan kepada pejabat pembina kepegawaian untuk melakukan pemeriksaan untuk menjatuhkan hukuman disiplin kepada Fani Febriany
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved