Selasa 16 Agustus 2022, 12:42 WIB

Gerakan Pramuka Solusi Atasi Kecanduan Gawai pada Anak dan Remaja

mediaindonesia.com | Humaniora
Gerakan Pramuka Solusi Atasi Kecanduan Gawai pada Anak dan Remaja

Ist
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Sri Wulan Sutomo

 

HARI ulang tahun (HUT) gerakan Pramuka ke-61 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2022 kembali mengingatkan betapa pentingnya  nilai-nilai dasar kepramukaan untuk diterapkan pada anak-anak masa kini yang  umumnya kecanduan akan gawai (gadget).

Seiring perkembangan teknologi yang kian memperkecil peran sosial dalam masyarakat bahkan dalam masa tumbuh kembang anak-anak, gerakan Pramuka yang biasanya dipenuhi dengan kegiatan alam, ketrampilan dan persaudaraan bisa menjadi alternatif untuk mengalihkan perhatian sejenak dari kebiasaan bermain game online ataupun aktivitas online lainnya yang memperkecil ruang gerak tubuh dan lingkup pergaulan.  

Seperti yang disampaikan oleh anggota DPR RI Fraksi NasDem, Sri Wulan Sutomo saat menyikapi event Jambore Nasional (Jamnas)  Pramuka XI tahim 2022 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.  

Sri Wulan Sutomo yang akrab dengan sapaan Wulan, adalah mantan peserta Jamnas V  tahun 1991 dari Kontingen Daerah (konda) Jawa Tengah.

Ia yang juga merupakan salahsatu Dewan Penasihat Purna Jamnas 91 mengingatkan agar semangat Pramuka dapat dikobarkan dalam hati dan juga pelaksanaannya lebih digiatkan. Tapi menurutnya  sekarang  jarang sekali terlihat hal itu dilakukan.  

Baca juga: Ketua Kwarnas Ajak Pramuka Selalu Berdedikasi

Padahal mengobarkan semangat dan jiwa kepramukaan kepada adik-adik Pramuka sekarang ini sangat penting, sehingga  kedepannya upaya  ini akan lebih menjadi  kunci utama terbentuknya karakter anak  yang  mandiri. 

“Event Jambore nasional sangat efektif, dimana ditengah-tengah teknologi yang  sangat canggih  ekarang akan membuat adik-adik kita semakin lebih menikmati keindividuan tapi dengan menikmati adanya jambore ini, kebersamaan terwujud, kemandirian juga iya," jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (16/8).

"Serta saling ketergantungan dengan yang lain, dalam arti memberikan kesadaran bahwa kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita juga tidak bisa tanpa bantuan orang lain. Disinilah kekompakan dan kebersamaan yang perlu kita jaga,"  ujar Wulan di sela-sela kehadirannya dalam Munas II Purna Jamnas 91 di Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (14/8)'

Lebih lanjut terkait dengan kehadiran organisasi Purna Jamnas 91 yang beranggotakan para mantan peserta Jamnas tahun 1991, Wulan menilai organisasi ini sangat luar biasa karena dapat membuktikan bahwa kekompakan yang terjalin di antara para Pramuk  penggalang peserta Jamnas saat itu (tahun 1991) masih bisa ditemukan dan terjadi hingga saat ini, meskipun sudah berselang 31 tahun lamanya. 

“Peran para purna Jamnas, terutama PJ91 saya kira sangat luar biasa. Dan saya termasuk dalam Purna Jambore Nasional 1991." katanya.

"Karena kita lihat bahwa kekompakan bisa selalu terjaga. Dan disinilah juga bisa kita lihat bahwa ternyata dengan kecanggihan teknologi tidak bisa menggantikan kebersamaan. dan kehadiran secara fisik, bisa komunikasi langsung, dan bergandengan tangan,” jelas  Wulan.

Demi melihat aspek positif dan hasil yang  sangat baik dari gerakan Pramuka, khususnya dalam menjawab tren ketergantungan akan teknologi gadget, Wulan berharap gerakan Pramuka  nantinya  dapat lebih ditingkatkan. 

"Terutama untuk kegiatan-kegiatan yang melatih pentingnya kebersamaan dan kemandirian," ucapnya.   

“Saran saya untuk kemajuan gerakan Pramuka, sebaiknya semakin digiatkan karena ini yang benar-benar melatih diri kita sendiri tanpa ada apapun," kata Wulan.  

"Kecanggihan teknologi  bukan juga menjauhkan kita dari kebersamaan dan kemandirian secara bersama-sama  tapi justru itu seharusnya bisa  saling melengkapi  dan acara seperti Jambore Nasional ini juga semakin ditingkatkan lagi," jelasnya.

"Selain jambore-jambore yang lain, misalnya Jambore Daerah (Jamda), Jambore Kecamatan, atau apapun jadinya,  semua  melatih adik-adik kita bisa berdiri sendiri. Kita  menjadi seperti sekarang ini berkat Pramuka.“ ungkap Wulan bangga.

Sekilas tentang Purna Jamnas  (PJ ) 91, merupakan organisasi  masyarakat yang anggotanya merupakan para peserta Jamnas Pramuka pada tahun 1991 (Jamnas angkatan V).  

Pada tanggal 13-14 Agustus 2022 organisasi ini berhasil menyelenggarakan Munas untuk kedua kalinya. Pelaksanaan Munas sempat tertunda satu tahun karena pandemi. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Uskup Mandagi Berharap Paus Injak Tanah Marauke

👤Rosemary Sihombing 🕔Kamis 29 September 2022, 04:16 WIB
"Saya mengutarakan kepada paus bahwa umat Katolik di Keuskupan Agung...
MI/HARYANTO

Undip Kukuhkan 11 Guru Besar

👤Haryanto 🕔Rabu 28 September 2022, 23:30 WIB
Acara pengukuhan 11 Guru Besar ini dilaksanakan dalam empat tahap selama empat hari, mulai 27-30 September...
ANTARA

Sertifikasi Jadi Penyebab Rendahnya Jumlah Guru Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 28 September 2022, 22:44 WIB
Kebutuhan guru untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) masih jauh dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya