Senin 15 Agustus 2022, 12:00 WIB

Jalan Kaki Selama Dua Menit Usai Makan Kurangi Turunkan Gula Darah

Mediaindonesia.com | Humaniora
Jalan Kaki Selama Dua Menit Usai Makan Kurangi Turunkan Gula Darah

collinsdictionary.com
Ilustrasi

 

Tujuh studi yang dilakukan para peneliti di University of Limerick di Irlandia menunjukkan bahwa berjalan kaki selama dua menit setelah makan dapat membantu menurunkan gula darah dan mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

Dalam lima dari tujuh penelitian, responden tidak memiliki riwayat pradiabetes atau diabetes tipe 2. Sementara dua penelitian lain mengamati orang dengan diabetes dan tanpa diabetes.

Dikutip dari Healthline, Minggu (14/8), hasil tinjauan menyarankan waktu terbaik untuk berjalan kaki dilakukan 60 menit hingga 90 menit setelah makan. Pada waktu tersebut kadar gula darah biasanya memuncak.

Para peneliti mengatakan bahkan hanya beberapa menit berjalan lambat dengan intensitas ringan sudah cukup untuk membuat penurunan kadar gula darah bagi responden penelitian.

Secara signifikan, berjalan setelah makan dikaitkan dengan kenaikan dan penurunan kadar gula darah secara bertahap daripada duduk atau bahkan berdiri.

Mengomentari studi tersebut, ahli psikologi olahraga Dr. Haley Perlus menjelaskan bahwa berjalan dan berdiri secara positif dapat mempengaruhi metabolisme glukosa.

“Glukosa dilepaskan ke aliran darah setelah makan dan menghasilkan lonjakan kecil kadar gula darah. Sementara lonjakan gula kecil tidak abnormal, menjaga kadar gula sangat penting dalam mengelola diabetes," kata Perlus kepada Healthline.

Otot akan aktif ketika seseorang berjalan dan otot akan menyerap kelebihan glukosa yang ditemukan dalam aliran darah. Aliran darah yang lebih baik sangat penting untuk otot, anggota tubuh, dan organ sehingga menghasilkan sistem vaskular yang lebih sehat, jelas Perlus.

Ia menambahkan bahwa jalan kaki setelah makan malam juga dapat melepaskan serotonin, yang membantu tidur lebih nyenyak, nafsu makan lebih teratur, meningkatkan pola pikir positif, dan meningkatkan daya ingat.

Sementara itu, pelatih atletik bersertifikat Amber Kivett memiliki kekhawatiran tentang keterbatasan studi yang justru bisa menimbulkan masalah bagi orang-orang tertentu, misalnya orang dengan obesitas yang menderita rasa sakit saat berjalan.

Terlepas dari keterbatasan studi, Kivett mengatakan bahwa berjalan setelah makan memiliki banyak manfaat lain yang perlu diketahui.

Manfaat lain, menurut Kivett, mencakup keseimbangan fungsi penyerapan pada usus, mengoptimalkan sistem limfatik, pelepasan "hormon bahagia", hingga mengurangi timbulnya inflamasi dengan menurunkan hormon stres.

"Entah apakah Anda memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, atau Anda seorang individu yang 'sehat' atau atletis, menikmati jalan kaki singkat dengan intensitas ringan setelah makan akan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan," katanya. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

Ist/Sinar Mas Land

Pelatihan Program Berantas Buta Al-Qur’an 2022 Dikuti 150 Ustaz dan Guru Ngaji

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:17 WIB
Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land memberikan pelatihan atau Training of Trainers (ToT) cara cepat membaca...
Ist/Sinar Mas Land

Yayasan Muslim Sinar Mas Land Gelar Program Berantas Buta Al-Qur’an

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:09 WIB
Di bulan suci ini, Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) menginisiasi sebuah program cara cepat membaca...
Ist/Sinar Mas Land

Yayasan Muslim Sinar Mas Land Gelar Lomba Baca Al-Qur'an di Balipapan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:00 WIB
Lomba membaca Al-Qur’an yang diselenggarakan Yayasan Muslim Sinar Mas Land diikuti 300 peserta yang terdiri dari usia 6-15...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya