Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MELAKUKAN branding di era digital harus jeli dalam mengemas konten yang akan disampaikan. Kejelian mengemas pesan yang ditujukan kepada masyarakat menjadi kunci sukses.
"Di era sekarang ini tak bisa dipungkiri branding dalam bentuk digital butuh kejelian kreator konten. Pesan yang disampaikan harus bisa membuat suatu produk diterima masyarakat yang dituju," ujar praktisi kehumasan Chaerul Tamimi dalam webinar yang dihelat mahasiswa IISIP Jakarta bertajuk Starts Your Journey as A Content Creator, Sabtu (13/8).
Itu sebabnya, tukas Chaerul, peluang terbuka lebar bagi para mahasiswa atau masyarakat yang ingin menjadi content creator. Tantangan dunia digital sudah ada di depan mata. Ia menggarisbawahi kalau tak ingin tergilas mulailah beradaptasi dengan cara-cara yang cerdas.
Sebagai dosen mata kuliah Event Organizer di IISIP Jakarta, Chaerul menekankan pada mahasiswanya untuk bisa mengaplikasikan teori dengan praktik. "Nah, acara webinar ini merupakan salah satu cara untuk mengaplikasikan teori yang sudah didapat," tandasnya.
Ia mewajibkan mahasiswa mampu membuat sebuah event yang mengomunikasikan korporat atau produknya kepada masyarakat. Salah satunya ialah melakukan branding di era digital. Saat ini bukan cuma kecepatan penyampaian pesan saja yang perlu dilakukan, melainkan juga bagaimana isi pesan dikemas dalam format digital bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
"Content creator merupakan sebutan untuk para penyedia atau pembuat konten di media digital (media sosial). Ia perlu memiliki keahlian khusus. Terlebih para pengguna media sosial sudah menjadikan platformnya sebagai ladang berbisnis, pembentukan product branding, personal branding, dan lainnya. Menjadi content creator merupakan sebuah pekerjaan yang menghasilkan bisnis yang sangat menggiurkan," ujar Tamimi di depan puluhan mahasiswa nasional yang hadir dalam webinar tersebut. (RO/O-2)
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
DEKLARASI mengenai hak petani yang direfleksikan ke dalam rezim UNDROP, memiliki dua makna besar
PENCAHAYAAN dalam dunia fotografi, video, dan film memegang peran vital
GENERASI Z (gen Z) tidak boleh apatis terhadap pemilihan umum yang akan dihelat tahun depan.
PEMILIHAN Umum (Pemilu) 2024 praktis tinggal empat bulan lagi menjelang hari H. Pesta demokrasi ini tentunya menyimpan banyak peristiwa dan fakta yang menarik.
Untuk bidang sarana dan prasarana, alhamdulillah kami telah menambah laboratorium baru yaitu laboratorium big podcast, melengkapi laboratorium yang sudah ada.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama IISIP Jakarta dengan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved