Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN kasus dengue atau Demam Berdarah (DBD) di daerah harus diantisipasi mulai dari pemerintah pusat hingga dinas kesehatan daerah. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo menjelaskan meski penyakit musiman dengue bisa dicegah.
"Kita harus mulai antisipasi menggunakan gerakan hidup sehat dan 3M (Menguras,Menutup dan Mengubur) ini kan sebenarnya penyakit musiman yang sebenarnya bisa kita cegah dan antisipasi berlarut-larut dari kasus yang naik dan meninggal," kata Rahmad saat dihubungi, Senin (8/8).
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) situasi dengue di Indonesia sampai pekan ke 30 tahun ini secara kumulatif terlaporkan 68.903 kasus dengan kematian mencapai 640 kasus.
Kasus dengue terlaporkan terjadi di 456 kabupaten/kota di 34 provinsi. Pada pekan lalu bertambah 1.311 kasus dan ada 13 kematian dalam seminggu.
Baca juga: 57,5 Juta WNI Telah Menerima Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster
Sementara suspek dengue dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) secara kumulatif sebanyak 89.790 suspek dan terjadi kebanyakan pada kelompok usia 15-44 tahun.
Diharapkan dinas kesehatan daerah untuk mengordinasikan dengan puskesmas untuk menggerakkan perangkat desa, kelurahan, dan RT/RW untuk bergotong-royong.
"Sebenarnya Jumantik ini kita bisa mengantisipasi potensi penyebaran dengue. Memang harus sering diingatkan jangan sampai cumanada kasus saja, baik ada atau tidak ada kasus Jumantik harus digerakkan. Saya yakin bisa dan saling mengingatkan," ungkapnya.
"Kemudian kepada masyarakat ini edukasi untuk jangan lengah atau terlambat untuk penangan. Jika terlambat maka potensi terjadi penambahan kasus dengue," pungkasnya. (OL-4)
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Gejala DBD umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Peneliti internasional menciptakan jamur Metarhizium beraroma bunga yang mampu menarik dan membunuh nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.
Di sini dipastikan hampir 200 juta nyamuk mencapai kematangan seksual sebelum dilepaskan untuk bereproduksi.
Setiap tahunnya, dunia mencatat ratusan juta kasus malaria. Selain dikenal sebagai penyebab malaria, nyamuk juga menjadi pembawa penyakit lain seperti demam berdarah.
Pada anak, gejala DBD akan semakin parah karena kekebalan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.
Pada kelompok balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, karies gigi ditemukan pada 31 persen anak atau sekitar satu dari tiga anak.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved